Bukukan Pendapatan USD216,5 Juta, Archi Remediasi 3 Pit dan Kembangkan Program Berkelanjutan

Bukukan Pendapatan USD216,5 Juta, Archi Remediasi 3 Pit dan Kembangkan Program Berkelanjutan
Jakarta, TAMBANG – PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) tetap melakukan kegiatan eksplorasi dan pengembangan infrastruktur penambangan meski berfokus pada proses remediasi atau pemulihan pit. Direktur Utama Archi, Rudy Suhendra menyatakan, Perseroan telah mengoptimalkan kegiatan penambangan di 3 (tiga) pit lainnya untuk tetap mempertahankan kinerja Perseroan. Menurutnya, sepanjang tahun 2022, Archi telah menjual emas hasil penambangan sebesar 111,1 kilo ons dan membukukan pendapatan sebesar USD216,5 juta dan laba bersih sebesar USD14,5 juta. “Peningkatan pun dilakukan pada belanja modal, di mana sebelumnya Archi merealisasikan sekitar USD69,3 juta, yang sebagian besar digunakan untuk infrastruktur pertambangan, pembangunan infrastruktur tailing storage facility, dan lainnya,” ungkap Rudy dalam keterangan tertulis sebagaimana diterima tambang.co.id, Selasa (20/6). Ke depan, Perseroan berencana melakukan investasi belanja modal rata-rata untuk di 3 (tiga) tahun ke depan di USD73,0 juta. Langkah strategis lainnya dalam memperluas jangkauan usaha Perseroan dan memperkuat sinergi sebagai perusahaan penambangan emas yang terintegrasi seperti akan menambah lini bisnis baru yaitu pemurnian bijih emas. “Lini bisnis baru ini berupa pemurnian bijih emas, melalui anak perusahaan, PT Elang Mulia Abadi Sempurna dan rencananya akan beroperasi di kuartal ke-3 tahun 2023” lanjut Rudy . Di sisi lain, Direktur PT Archi Indonesia Tbk, Scott Gerald Atkinson menyatakan pengembangan potensi penambangan emas juga terus dilakukan. Jika sebelumnya, kegiatan eksplorasi telah dilakukan di western corridor dan underground, saat ini Perseroan telah memperluas kegiatan eksplorasi di wilayah baru (greenfield) di daerah central corridor. “Ini adalah bentuk upaya kami dalam rangka meningkatkan cadangan dan sumber daya emas secara berkelanjutan” ujar Scott. Tak hanya itu, PT Archi Indonesia Tbk ke depannya akan terus mendukung program pemerintah dalam mengidentifikasi potensi energi baru terbarukan (EBT), di mana salah satunya menjalin kerjasama dengan PT Ormat Geothermal Indonesia untuk melakukan kegiatan pengeboran panas bumi (geothermal) di wilayah Toka Tindung. “Hasil pengeboran panas bumi sudah sesuai dengan rencana yang diharapkan, dan hasil studi kelayakan yang lebih detil diharapkan dapat diperoleh pada kuartal ke-4 di tahun ini”, tambah Rudy Suhendra. Dengan serangkaian langkah strategis dan komitmen yang kuat, PT Archi Indonesia Tbk terus berupaya untuk memperkuat posisinya sebagai perusahaan penambangan emas terkemuka. Perseroan pun tetap berkomitmen untuk turut berkontribusi positif bagi industri pertambangan emas dan berkelanjutan.

Artikel Terkait

Meningkat 46 %, ANTAM Catatkan Laba Bersih Rp9,66 Triliun hingga September 2026

Meningkat 46 %, ANTAM Catatkan Laba Bersih Rp9,66 Triliun hingga September 2026

Jakarta, TAMBANG – PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) mencatatkan kinerja keuangan positif sepanjang Januari–September 2026. Emiten pertambangan berkode saham ANTM ini membukukan laba bersih sebesar Rp9,66 triliun, meningkat 46% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp6,61 triliun. Pertumbuhan tersebut ditopang oleh optimalisasi kinerja operasional, penguatan strategi pemasaran,

By Rian Wahyuddin
KPR Silika Jalani Penilaian Dokumen Lingkungan, Perkuat Komitmen Pengelolaan Dampak Tambang di Bombana

KPR Silika Jalani Penilaian Dokumen Lingkungan, Perkuat Komitmen Pengelolaan Dampak Tambang di Bombana

Jakarta, TAMBANG - PT Kasmar Poleang Raya (KPR Silika) menjalani penilaian dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) serta Rencana Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Rencana Pemantauan Lingkungan Hidup (RKL-RPL) untuk rencana kegiatan pertambangan pasir silika beserta fasilitas penunjangnya di Kecamatan Poleang Selatan dan Poleang Utara, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara. Penilaian yang

By Rian Wahyuddin