Bridgestone Indonesia Terima Sertifikat AEO dari Dirjen Bea Cukai

Bridgestone Indonesia Terima Sertifikat AEO dari Dirjen Bea Cukai
Istimewa.

Jakarta, TAMBANG – PT Bridgestone Tire Indonesia (Bridgestone Indonesia) menerima sertifikat AEO (Authorized Economic Operator) dari Direktorat Jenderal (Dirjen) Bea dan Cukai di Jakarta, Rabu (16/6).

Sertifikat tersebut sebagai bentuk apresiasi kepada perusahaan yang telah memenuhi kriteria dan persyaratan sebagai operator ekonomi terpercaya dalam rantai pasok perdagangan internasional,

"Kami mengapresiasi Dirjen Bea dan Cukai yang selama ini telah memberikan pendampingan, pelayanan, dan bersinergi dalam aktivitas ekspor dan impor Bridgestone Indonesia," ujar Presiden Direktur Bridgestone Indonesia, Mukiat Sutikno dalam keterangan resmi, Rabu (24/6).

Sertifikat Authorized Economic Operator (AEO) yang diberikan oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai menjadi bukti nyata komitmen Bridgestone Indonesia dalam memenuhi standar kepatuhan yang ditetapkan

"Kami merasakan manfaat yang besar, terutama dari segi percepatan arus barang serta berbagai kemudahan lainnya. Pencapaian ini juga kami bagikan kepada kantor Bridgestone regional kami, yakni Bridgestone Asia Pacific India dan China (BS-APIC)," imbuhnya.

Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea dan Cukai, Budi Prasetiyo, menyampaikan program AEO merupakan bentuk kemitraan strategis antara Bea dan Cukai dan dunia usaha untuk membangun rantai pasok perdagangan internasional yang berkualitas.

“AEO merupakan simbol perusahaan terpercaya yang menunjukkan komitmen perusahaan dalam memenuhi standar kepatuhan, keamanan, dan tata kelola rantai pasok yang baik. Dengan semakin banyaknya perusahaan yang memperoleh pengakuan AEO, diharapkan daya saing perusahaan Indonesia dalam perdagangan internasional semakin meningkat,” ujar Budi.

Bridgestone Indonesia merupakan salah satu dari 34 perusahaan yang berhasil memperoleh sertifikat AEO di tahun ini setelah menyelesaikan proses sertifikasi pada periode September 2025 hingga Mei 2026.

Penyerahan sertifikat ini merupakan bentuk pengakuan dan apresiasi kepada perusahaan yang telah memenuhi standar kepatuhan, keamanan, serta tata kelola rantai pasok internasional.

Artikel Terkait

Enlit Asia dan MKI Electricity Connect 2026 Hadirkan 280+ Perusahaan Global

Enlit Asia dan MKI Electricity Connect 2026 Hadirkan 280+ Perusahaan Global

Jakarta, TAMBANG – Sektor ketenagalistrikan Indonesia tengah memasuki fase transformasi yang penting. Peningkatan permintaan listrik, integrasi energi terbarukan, modernisasi jaringan, digitalisasi, serta meningkatnya kebutuhan listrik dari sektor industri dan pusat data mendorong kebutuhan akan sistem ketenagalistrikan yang semakin andal, fleksibel, dan tangguh. Dalam konteks tersebut, Enlit Asia dan MKI Electricity Connect

By Rian Wahyuddin
Bos Perminas Buka-Bukaan Tantangan Pengembangan Logam Tanah Jarang di Dalam Negeri

Bos Perminas Buka-Bukaan Tantangan Pengembangan Logam Tanah Jarang di Dalam Negeri

Jakarta, TAMBANG – Presiden Direktur PT Perusahaan Mineral Nasional (Perminas), Gilarsi Wahju Setijono mengungkap sejumlah tantangan pengembangan komoditas logam tanah jarang (LTJ) di dalam negeri. Saat ini, Perminas sudah mendapatkan Izin Usaha Pertambangan (IUP) LTJ eksplorasi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Mamuju, Sulawesi Barat. Kata Gilarsi, tantangan

By Rian Wahyuddin