BPH Migas Pastikan Distribusi BBM Lancar di Kabupaten Asmat

BPH Migas Pastikan Distribusi BBM Lancar di Kabupaten Asmat
ilustrasi
Jakarta, TAMBANG – Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) memastikan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Asmat, Papua, berjalan lancar.   “Terdapat 10 penyalur eksisting yang beroperasi di Kabupaten Asmat dan sudah memberlakukan BBM Satu Harga,” kata Fansurullah Asa kepada awak media, Rabu (1/2).   Rencananya, BPH Migas akan menggandeng pemerintah setempat untuk membangun 16 sub penyalur dari 23 distrik di Kabupaten Agats   “Bupati Asmat bersedia membantu untuk membangun 16 sub penyalur di Kabupaten Agats,” tegasnya.   Dalam pembangunan tersebut, BPH Migas juga dibantu oleh Kapolres, Dandim 1707, Kepala SKPD, Hiswana Migas, dan pihak terkait lainnya.   BBM Premium pada umumnya digunakan oleh masyarakat Asmat untuk keperluan kapal dan angkutan Umum, sebab sejak 2013, masyarakat Asmat sudah mengoperasikan kendaraan motor listrik.   “Hal ini sesuai dengan peraturan Bupati Asmat berdasarkan arahan Menteri ESDM dalam rangka menuju era kendaraan listrik,” papar Fanshurullah. (muflihun hidayat)

Artikel Terkait

Enlit Asia dan MKI Electricity Connect 2026 Hadirkan 280+ Perusahaan Global

Enlit Asia dan MKI Electricity Connect 2026 Hadirkan 280+ Perusahaan Global

Jakarta, TAMBANG – Sektor ketenagalistrikan Indonesia tengah memasuki fase transformasi yang penting. Peningkatan permintaan listrik, integrasi energi terbarukan, modernisasi jaringan, digitalisasi, serta meningkatnya kebutuhan listrik dari sektor industri dan pusat data mendorong kebutuhan akan sistem ketenagalistrikan yang semakin andal, fleksibel, dan tangguh. Dalam konteks tersebut, Enlit Asia dan MKI Electricity Connect

By Rian Wahyuddin
Bos Perminas Buka-Bukaan Tantangan Pengembangan Logam Tanah Jarang di Dalam Negeri

Bos Perminas Buka-Bukaan Tantangan Pengembangan Logam Tanah Jarang di Dalam Negeri

Jakarta, TAMBANG – Presiden Direktur PT Perusahaan Mineral Nasional (Perminas), Gilarsi Wahju Setijono mengungkap sejumlah tantangan pengembangan komoditas logam tanah jarang (LTJ) di dalam negeri. Saat ini, Perminas sudah mendapatkan Izin Usaha Pertambangan (IUP) LTJ eksplorasi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Mamuju, Sulawesi Barat. Kata Gilarsi, tantangan

By Rian Wahyuddin