Bos PLN Klaim Tak Ada Pemadaman Bergilir di Pulau Jawa sejak 21 Juni
Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo mengklaim sistem kelistrikan di Pulau Jawa kini telah kembali stabil. Perseroan menyebut tidak lagi menerapkan pemadaman listrik bergilir sejak 21 Juni 2026.
Jakarta, TAMBANG – Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo mengklaim sistem kelistrikan di Pulau Jawa kini telah kembali stabil. Perseroan menyebut tidak lagi menerapkan pemadaman listrik bergilir sejak 21 Juni 2026.
Dia mengatakan kondisi tersebut tercapai berkat dukungan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), khususnya Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan dan Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba), dalam menjaga kecukupan pasokan energi primer untuk pembangkit listrik.
"Kami melaporkan atas dukungan bapak Menteri ESDM dan juga Dirjen Ketenagalistrikan dan juga Dirjen Minerba, kondisi sistem kelistrikan terutama di Jawa ini sudah tidak ada lagi pemadaman bergilir sejak tanggal 21 Juni 2026," ujar Darmawan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi XII DPR RI, dikutip Jumat (3/7).
Menurut Darmawan, PLN bersama pemerintah akan terus menjaga kondisi tersebut melalui berbagai program penguatan keandalan sistem kelistrikan agar pasokan listrik tetap andal di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat dan sektor industri.
"Nah tentu saja kondisi ini secara bersama-sama terus kami jaga dan terus kami tingkatkan melalui program penguatan program keandalan sistem yang telah direncanakan sesuai dengan arahan bapak Menteri ESDM," katanya.
Sebelumnya, PLN juga mengungkapkan telah memperoleh tambahan pasokan batu bara kalori menengah hingga tinggi sebesar 16,8 juta ton hingga akhir 2026.
Tambahan pasokan tersebut diklaim mampu meningkatkan kapasitas daya mampu pasok sistem kelistrikan sebesar 5 gigawatt (GW), sehingga memperkuat keandalan sistem kelistrikan, khususnya di Pulau Jawa.