Borneo Lumbung Kena Suspensi Lagi

Borneo Lumbung Kena Suspensi Lagi

Jakarta – TAMBANG. Akibat belum menyelesaikan sanksi yang diberikan, Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mensuspensi saham PT Borneo Lumbung Energi & Metal Tbk (BORN). Sanksi berupa denda akibat keterlambatan penyampaian laporan keuangan tak juga dilunasi sampai dengan dilayangkannya surat peringatan ketiga.

Kepala Divisi Penilaian Perusahaan Group I BEI Imron hamzah, P.H. menjelaskan dalam keterangan resmi, bahwa BEI menghentikan sementara perdagangan efek BORN mulai sesi I perdagangan hari ini, Selasa (3/2). Suspensi tersebut berlaku di pasar reguler dan pasar tunai. Sehingga efek perseroan hanya dapat diperdagangkan di pasar negosiasi hingga pengumuman lebih lanjut.

BORN hingga saat suspend diberikan belum menyelesaikan masalah pembayaran denda pasca terkena peringatan tertulis II dari BEI. Ini merupakan buntut dari terlambatnya penyampaian laporan keuangan kuartal III-2014.

Jumat (30/1) lalu, BEI sempat membuka perdagangan saham BORN yang sebelumnya telah terkena suspensi. Ketika itu, perseroan dinyatakan telah memenuhi kewajiban denda yang dijatuhkan. Padahal, perseroan telah mendapat peringatan tertulis III.

BORN rupanya belum membayar denda setelah peringatan tertulis II. Denda untuk peringatan tertulis II itu adalah sebesar Rp 50 juta. Sedangkan, sanksi denda setelah terkena peringatan tertulis III sebesar Rp 150 juta.

Artikel Terkait

PPA-Adaro Bangun Masa Depan Tabalong Lebih Sehat dan Produktif Lewat Program Operasi Katarak Gratis

PPA-Adaro Bangun Masa Depan Tabalong Lebih Sehat dan Produktif Lewat Program Operasi Katarak Gratis

Jakarta, TAMBANG - PT Putra Perkasa Abadi (PPA) bersama PT Adaro Indonesia terus memperkuat komitmen dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui dukungan terhadap program operasi katarak gratis bagi 131 masyarakat Tabalong. Program yang merupakan bagian dari inisiatif Corporate Social Responsibility (CSR) PT

By Rian Wahyuddin
PAMA KPCS Dorong Konservasi Mangrove Berkelanjutan Melalui Pembinaan Komunitas Alien Mangrove

PAMA KPCS Dorong Konservasi Mangrove Berkelanjutan Melalui Pembinaan Komunitas Alien Mangrove

Kutai Timur, TAMBANG – Komitmen PT Pamapersada Nusantara (PAMA) Jobsite KPCS dalam mendukung pelestarian lingkungan terus dilakukan melalui pembinaan dan pendampingan terhadap komunitas lokal. Salah satunya melalui dukungan terhadap Komunitas Alien Mangrove Kutai Timur, yang saat ini mengelola pusat pembibitan mangrove dengan kapasitas mencapai 12.000 bibit per tahun. Kegiatan monitoring

By Rian Wahyuddin
Jalan Tengah Konflik di Beltim, Pemerintah Izinkan PT TIMAH Beli Timah dari Masyarakat

Jalan Tengah Konflik di Beltim, Pemerintah Izinkan PT TIMAH Beli Timah dari Masyarakat

Jakarta, TAMBANG — Pemerintah mengambil langkah cepat untuk mencari solusi atas persoalan tata kelola pertimahan di Belitung Timur (Beltim), Provinsi Kepulauan Bangka Belitung beberapa waktu lalu. Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Yusril Ihza Mahendra, menggelar rapat bersama sejumlah kementerian dan lembaga terkait, Pemerintah Provinsi

By Rian Wahyuddin