BIRU- MR.D.I.Y. Luncurkan Teaching Factory Berstandar Industri

BIRU

Jakarta, TAMBANG – Anak usaha Buma International, PT BISA Ruang Nuswantara (BIRU) bekerja sama dengan PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MR.D.I.Y. Indonesia) meluncurkan program Teaching Factory. Peluncuran dilakuan di SMKN 1 Katapang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa, 26 Agustus 2025.

Program Teaching Factory yang diberikan mencakup pelatihan mesin Computer Numerical Controlled (CNC), peningkatan kapasitas guru, serta dukungan berkelanjutan dari BIRU dan MR.D.I.Y. Indonesia. Produk unggulan yang akan dihasilkan adalah palu Alugoro (tembaga), sebuah alat sederhana namun vital di sektor konstruksi, pertambangan, dan manufaktur.

Produk ini diproduksi melalui proses kolaboratif dengan menerapkan prinsip ekonomi sirkular yang memanfaatkan material daur ulang, sehingga menciptakan nilai tambah sekaligus mengurangi dampak lingkungan. Program-program tersebut diberikan agar siswa/i bisa mendapatkan pengalaman langsung di dunia industri sekaligus memperoleh sertifikasi resmi.

Chief Executive Officer BIRU, Kanya Stira Sjahrir menyampaikan, bersama MR.D.I.Y. Indonesia, BIRU menegaskan visinya untuk memberdayakan generasi muda agar siap menghadapi masa depan, memiliki daya saing global, dan mampu berkontribusi pada pertumbuhan jangka panjang.

“Teaching Factory ini menjadi cetak biru kolaborasi industri–pendidikan yang menciptakan keterampilan, produk, dan peluang nyata,” jelas dia dalam keterangannya, Jumat (29/8).

Dengan membekali siswa dan guru melalui kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri, kami menyiapkan mereka untuk pekerjaan hari ini, sekaligus membentuk fondasi tenaga kerja masa depan.

“Kami harap model ini dapat diperluas secara nasional untuk mendorong pertumbuhan yang lebih inklusif dan berdampak luas secara berkelanjutan,” imbuh dia.

Kolaborasi BIRU bersama MR.D.I.Y. Indonesia juga merupakan wujud komitmen terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDG), khususnya SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi serta SDG 4: Pendidikan Berkualitas serta prinsip ekonomi sirkular yang kian diadopsi industri global.

Lebih dari sekadar pelatihan, program Teaching Factory ini menggabungkan pembelajaran vokasi dengan pengalaman industri nyata selama tiga bulan, memperkuat keterampilan siswa dan kapasitas guru supaya relevan dengan kebutuhan pasar kerja.

Direktur Utama MR.D.I.Y. Indonesia, Edwin Cheah mengungkapkan bahwa pihaknya memiliki komitmen untuk tumbuh bersama dengan cara yang berkelanjutan dengan masyarakat Indonesia. Kami pun percaya bahwa kemajuan generasi muda Indonesia merupakan tanggung jawab bersama. Untuk itu, kolaborasi kami dengan BIRU merupakan wujud nyata dari komitmen besar MR.D.I.Y. Indonesia dalam peran dan kapasitas kami membangun bangsa.

“Kolaborasi perdana ini juga bagian dari program besar kami yaitu MR.D.I.Y. Untuk Indonesia. Kami berharap inisiatif positif ini dapat diterima dengan baik oleh SMKN 1 Katapang, Kabupaten Bandung dan membantu untuk memperkuat daya saing lulusan vokasi yang kompeten dan inklusif, sekaligus meningkatkan kesiapan kerja, memperkuat inovasi lokal, serta mendukung inovasi ekonomi yang berkelanjutan,” ungkap Edwin.

Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (PSMK) Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Edy Purwanto yang turut hadir dalam acara peresmian program Teaching Factory, menyampaikan, ppihaknya menyambut baik inisiatif kolaborasi BIRU dan MR.D.I.Y. Indonesia dalam menghadirkan Teaching Factory di SMKN 1 Katapang.

“Program ini menjadi langkah nyata dalam mempersiapkan generasi muda dengan keterampilan relevan sejak dini, sekaligus menjadi model bagi sekolah lain untuk memperkuat hubungan pendidikan dengan dunia industri. Dengan dukungan seperti ini, kami optimistis lulusan SMK akan lebih siap bersaing dan berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun bangsa,” ucap dia.

SMKN 1 Katapang menjadi sekolah yang mengimplementasikan model Teaching Factory karena komitmennya yang kuat terhadap pendidikan vokasi, keterbukaannya terhadap kolaborasi dengan industri, serta kesiapannya untuk memberdayakan siswa/i dengan keterampilan yang relevan dan mendorong pertumbuhan inklusif di tingkat lokal.

Hendra Hermansah, Plt Kepala SMKN 1 Katapang, menjelaskan bahwa pihaknya bangga SMKN 1 Katapang dipercaya menjadi pionir. Ini bukti bahwa sekolah di daerah juga bisa menjadi pusat inovasi pendidikan vokasi nasional.

“Harapan kami, keberhasilan program ini dapat menginspirasi sekolah-sekolah lain untuk berkolaborasi dengan industri dan menciptakan lebih banyak peluang bagi generasi muda di seluruh Indonesia,” ucap dia.

Artikel Terkait

Antam Resourcindo–Tanjung Alam Jaya Tanam 1.000 Pohon dalam Gerakan Tobat Ekologis Nasional

Antam Resourcindo–Tanjung Alam Jaya Tanam 1.000 Pohon dalam Gerakan Tobat Ekologis Nasional

Jakarta, TAMBANG — PT Antam Resourcindo (RESOURCES ID) bersama PT Tanjung Alam Jaya (PT TAJ) berkolaborasi melaksanakan Gerakan Tobat Ekologis Nasional melalui program 1000 Pohon untuk Negeri yang diinisiasi oleh RESOURCES ID diwilayah konsesi PKP2B PT TAJ. Kegiatan ini merupakan wujud komitmen bersama dalam meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan serta mendorong

By Rian Wahyuddin
Bahlil Pastikan Pasokan BBM Aman, Pertamina Diminta Tambah Armada Perkuat Distribusi ke Daerah

Bahlil Pastikan Pasokan BBM Aman, Pertamina Diminta Tambah Armada Perkuat Distribusi ke Daerah

Jakarta, TAMBANG – Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi (Menko Hiltrans) sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia memastikan cadangan bahan bakar minyak (BBM) nasional dalam kondisi aman. Pemerintah kini memusatkan perhatian pada perbaikan jalur distribusi ke berbagai daerah, termasuk Kalimantan, Sulawesi, dan Sumatera. Hal itu disampaikan

By Rian Wahyuddin
PAMA Perkuat Edukasi Gizi Keluarga untuk Dukung Tumbuh Kembang Balita di Jatinegara

PAMA Perkuat Edukasi Gizi Keluarga untuk Dukung Tumbuh Kembang Balita di Jatinegara

Jakarta, TAMBANG – PT Pamapersada Nusantara (PAMA) melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) terus berkomitmen mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pelatihan Ibu Balita bertema “Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Status Gizi Masyarakat melalui Pendekatan Keluarga” di Kelurahan Jatinegara, Jakarta. Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Peak

By Rian Wahyuddin