Bertambah, PLN Kelola Tiga WK Panas Bumi

Bertambah, PLN Kelola Tiga WK Panas Bumi
ilustrasi
Jakarta, TAMBANG – PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) mendapatkan tambahan pengelolaan tiga Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) dari Kementerian ESDM.   Direktur Panas Bumi Ditjen Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Ida Nuryatin Finahari, mengatakan, ketiga WKP tersebut yaitu, WKP Gunung Sirung dengan kapasitas 5 MW, Danau Ranau dengan kapasitas 55 MW dan Oka Ile Ange sebesar 10 MW.   Sebelumnya, PLN telah mengelola delapan WKP diantaranya, WKP Ulumbu dengan 50 MW, WKP Ungaran dengan 55 MW, WKP Gunung Tangkuban Perahu dengan 60 MW dan Kepahiang dengan 110 MW di Bengkulu.   “ESDM, sudah melakukan evaluasi  rencana pengembangan PLN  untuk tiga wilayah tersebut sebelum memberikan penugasan kepada PLN,” kata Ida Nuryatin.   Saat ini menurutnya, ESDM sedang melakukan sosialisasi dengan pemerintah setempat di wilayah panas bumi, untuk bisa memulai pengembangan panas bumi.  

Artikel Terkait

Engineering Week 2026 Satukan Delapan Sektor Industri untuk Dorong Transformasi Indonesia

Engineering Week 2026 Satukan Delapan Sektor Industri untuk Dorong Transformasi Indonesia

Jakarta, TAMBANG – Kebutuhan akan industri yang semakin terintegrasi mendorong hadirnya kolaborasi lintas sektor. Hal ini tercermin dalam penyelenggaraan Indonesia Energy & Engineering (IEE) Series – Engineering Week 2026 yang mempertemukan delapan sektor industri strategis dalam satu ekosistem. Mengusung tema “Sustainability for Industrial Transformation”, Engineering Week 2026 resmi dibuka pada 9 September

By Rian Wahyuddin
Lewat Mining Indonesia 2026, Naraya Dipta Buana Perkuat Pengembangan Truk Listrik Hongyan untuk Tambang

Lewat Mining Indonesia 2026, Naraya Dipta Buana Perkuat Pengembangan Truk Listrik Hongyan untuk Tambang

Jakarta, TAMBANG – PT Naraya Dipta Buana, bagian dari MahaDasha Group, bersama SAIC Hongyan, memperkuat komitmen mengembangkan solusi kendaraan komersial untuk mendukung operasional sektor pertambangan Indonesia. Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui pengembangan kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) untuk kebutuhan industri berat. Komitmen ini disampaikan dalam ajang Mining Indonesia 2026

By Rian Wahyuddin