Berkat Inovasi Ban Bermotif Batik dan Kutipan Inspiratif, Tiberman Raih Dua Rekor MURI

Tiberman Group meraih dua Rekor MURI sekaligus pada ajang Tiberman Expo 2026 di Gresik, Jawa Timur, Selasa (22/7). Penghargaan diberikan berkat ban Uninest Tibermax 869 sebagai ban pertama di Indonesia yang memiliki motif batik pada sidewall dan kutipan inspiratif pada telapak ban (tread pattern).

Berkat Inovasi Ban Bermotif Batik dan Kutipan Inspiratif, Tiberman Raih Dua Rekor MURI
Dari kiri ke kanan: CEO Tiberman Group, Andy Gunawan, Direktur Operasional MURI, Yusuf Ngadri dan CEO Tiberman Group, Wahyudi Gunawan menerima dua rekor MURI sekaligus dalam Tiberman Expo 2026 di Gresik, Jawa Timur, Rabu (22/7).

Gresik, TAMBANG – PT Tiga Berlian Mandiri (Tiberman Group) mencatatkan sejarah baru dalam industri ban nasional dengan meraih dua penghargaan dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) pada ajang Tiberman Expo 2026 di Gresik, Jawa Timur, Selasa (22/7).

Penghargaan tersebut diberikan kepada ban truk dan alat berat Uninest Tibermax 869 yang menjadi ban pertama di Indonesia dengan motif batik pada sidewall (dinding samping ban) serta ban pertama yang menghadirkan kutipan inspiratif pada telapak ban (tread pattern).

Direktur Operasional MURI, Yusuf Ngadri mengatakan, kedua inovasi tersebut dinilai sebagai terobosan yang memadukan unsur fungsi, kreativitas, dan identitas budaya dalam industri ban Indonesia.

"Hari ini MURI mencatat dua penghargaan sekaligus untuk ban Tibermax 869, yaitu sebagai ban truk dan alat berat pertama yang memiliki desain pada sisi samping ban, dan ban truk serta alat berat pertama yang memiliki desain kalimat kutipan pada telapak ban. Karena itu, kami menyerahkan piagam penghargaan MURI sebagai simbol pencatatan rekor tersebut," ujar Yusuf.

CEO Tiberman Group, Andy Gunawan, mengatakan penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas komitmen perusahaan dalam menghadirkan inovasi yang tidak hanya berorientasi pada performa produk, tetapi juga mengangkat nilai budaya Indonesia.

"Pada kesempatan ini kami menerima penghargaan MURI sebagai ban pertama yang memiliki motif batik pada sisi dinding ban atau sidewall, dan juga ban yang pada telapaknya terdapat kutipan kata-kata bermakna yang dicetak pada ban. Karena itu, kami menerima sekaligus dua pencatatan Rekor MURI," ujar Andy.

Ban Uninest Tibermax 869 produksi Tiberman Group berhasil memecahkan dua Rekor MURI sebagai ban pertama di Indonesia yang memiliki motif batik pada sidewall dan kutipan inspiratif pada telapak ban (tread pattern). Dokumentasi: Rian/TAMBANG.

Sementara itu, GM Operational Tiberman Group, Aliki T. R. Pariela, menjelaskan bahwa motif batik dipilih sebagai bentuk penghormatan terhadap salah satu warisan budaya Indonesia. Selain memiliki nilai estetika, desain tersebut juga memberikan manfaat fungsional bagi pelanggan.

"Di sidewall dan telapak ban ini kami menghadirkan motif batik sebagai bentuk penghargaan terhadap budaya Indonesia. Inovasi ini juga membantu pelanggan membedakan ban yang digunakan di area operasional sehingga tidak tertukar dengan ban lain. Ke depan, desain seperti ini akan menjadi salah satu ciri khas ban Tiberman," kata Aliki.

Menurutnya, desain bermotif batik yang memperoleh penghargaan MURI hanyalah salah satu dari berbagai inovasi yang tengah dikembangkan perusahaan untuk memperkuat identitas produknya.

Pencapaian dua Rekor MURI tersebut menjadi bukti bahwa inovasi di industri ban tidak hanya diwujudkan melalui peningkatan performa dan kualitas produk, tetapi juga melalui sentuhan budaya serta pesan inspiratif yang memberikan identitas baru bagi produk ban buatan Indonesia.

Artikel Terkait

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Jakarta, TAMBANG — PT Multi Power Adi Tama (Multi Power Group) memperkuat komitmennya sebagai mitra solusi efisiensi bagi industri alat berat melalui pendekatan bisnis yang berorientasi pada kebutuhan operasional pelanggan. Perusahaan tidak hanya menawarkan produk, tetapi juga membantu pelanggan menentukan solusi yang sesuai dengan karakter pekerjaan, target performa, dan kemampuan anggaran.

By Rian Wahyuddin
Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Jakarta, TAMBANG – Industri pertambangan batu bara di Kalimantan Tengah (Kalteng) tengah menghadapi gangguan akibat kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut berdampak terhadap pengangkutan batu bara melalui Sungai Barito, sekaligus mengancam pemenuhan kewajiban Domestic Market Obligation (DMO). Ketua Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) Kalteng, Handry Mardam, mengatakan Sungai

By Rian Wahyuddin
Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Jakarta, TAMBANG – Pasokan batu bara untuk industri semen mengalami kendala akibat gangguan pengiriman di sejumlah wilayah. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM tengah mencari sumber pasokan alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait berkurangnya pasokan

By Rian Wahyuddin