Berau Coal Sabet Juara Umum Kompetisi Rescue Antar Perusahaan Energi

Berau Coal Sabet Juara Umum Kompetisi Rescue Antar Perusahaan Energi
Jakarta, TAMBANG – PT Berau Coal berhasil menyabet gelar juara umum pada ajang Indonesian Fire and Rescue Competition (IFRC) ke-6, yang diselenggarakan di Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI), Curug, Tangerang, Banten.   VP Operations Support & Relations Director (KTT) Berau Coal, Gatot Budi Kuncahyo menuturkan, dengan diraihnya penghargaan ini membuktikan bahwa perusahaan telah memiliki tim rescue yang kompeten dan menjalankan komitmen untuk membentuk tim tanggap darurat.   “Merebut juara pada event bergengsi yang memiliki standar internasional dari sisi teknik, peralatan, fasilitas dan dewan juri penilai merupakan suatu kebanggaan,” ujar Gatot melalui siaran resmi, Senin (21/10).   Hal senada disampaikan juga oleh Kapten Tim Berau Coal, Hudi Pramono. Menurutnya, perusahaan meraih juara umum berkat perolehan 3 medali emas dari 8 jenis kategori perlombaan IFRC. “Iya juara umum, dapat 3 mendali emas. Ada peningkatan dari perolehan tahun lalu. Tim sendiri dari personil Emergency Response Berau Coal,” ungkapnya.   Adapun kategori lomba yang dimenangi Berau Coal meliputi Firefighter Competency Test, Hight Angel Rescue, dan Fire fighter Combat Challenge.   Untuk diketahui, kompetisi tersebut diikuti oleh peserta dari 21 perusahaan energi, meliputi sektor pertambangan dan migas.   Kata Hudi, kompetisi itu ditujukan untuk memperkenalkan kepada masyarakat tentang pencegahan serta kesiapsiagaan dalam menangani kebakaran dan peristiwa darurat.   “Jumlah peserta 21 tim dari perusahaan tambang dan migas. Assessor berasal dari Indonesia, Amerika, Belanda, dan Australia,” ujar Hudi, Minggu (19/10) petang.   IFRC merupakan ajang tahunan, selain mengenalkan konsep challenge, rescue, dan mengedukasi masyarakat, kompetisi juga diharapkan dapat menambah motivasi perusahaan untuk meningkatkan kepedulian terhadap aspek keselamatan kerja.   “Tim mendapat pelajaran dan tehnik-tehnik baru dalam merespon setiap skenario incident. Sebagai persiapan, Tim Berau Coal telah melakukan karantina selama 4 bulan sebelumnya,” tutur Hudi.   Sebagai informasi, kegiatan IFRC ini berlangsung selama 11-19 Oktober 2019, dihadiri oleh Direktur Jenderal Minerba Kementerian ESDM, Bambang Gatot Ariyono, serta pimpinan perusahaan peserta kompetisi.

Artikel Terkait

Hadir di Gerak Hijau 2026, Wamen LH Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Bangun Indonesia Lebih Hijau

Hadir di Gerak Hijau 2026, Wamen LH Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Bangun Indonesia Lebih Hijau

Jakarta,TAMBANG,- Wakil Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Diaz Faisal Malik Hendropriyono turut hadir dalam kegiatan Gerak Hijau 2026. Kehadirannya sekaligus menegaskan dukungan Pemerintah dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Selain itu, ini juga menegaskan bahwa keberhasilan mewujudkan pembangunan berkelanjutan tidak hanya mengandalkan peran pemerintah ataupun dunia usaha. Di kesempatan ini Dias

By Egenius Soda
Akhirnya Smelter Tembaga Milik AMMAN Resmi Rampung, Topang Hilirisasi dan Nilai Tambaga Mineral

Akhirnya Smelter Tembaga Milik AMMAN Resmi Rampung, Topang Hilirisasi dan Nilai Tambaga Mineral

Jakarta,TAMBANG,- Tonggak penting kembali berhasil dicatat perusahaan tambang tembaga dan emas terbesar kedua di Indonesia PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMAN). Emiten berkode saham AMMAN ini akhirnya mewujudkan transformasi bisnisnya sebagai perusahaan terintegrasi dari penambangan sampai peleburan setelah secara resmi merampungkan proyek pembangunan pabrik smelter tembaga di Kabupaten Sumbawa

By Egenius Soda