Begini Kabar Terbaru Proyek Kerja Sama Pabrik Baterai EV Antam dengan LG

Antam LG

Jakarta, TAMBANG – Direktur Utama PT Aneka Tambang Tbk (Antam), Nicolas Kanter menyebut proyek kerja sama pembangunan pabrik baterai kendaraan listrik (EV) dengan LG Energy Solution (LGES) menemui sejumlah tantangan.

“LG ini memang masih menjadi challenges karena memang sudah cukup lama,” ungkap Nicolas dalam Konferensi Pers usai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jakarta, Rabu (13/11).

Meski begitu, kata Nicolas, Antam masih komitmen melanjutkan kerja sama ini termasuk dapat dukungan dari Kementerian Investasi dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

“Kita semua komitmen dari pemerintah Kementerian Investasi, Kementerian ESDM, Pak Bahlil yang tadi Menteri Investasi menjadi Menteri ESDM juga sangat berkomitmen untuk mengejar agar konsorsium ini juga berjalan,” imbuh dia.

Menurut Nicolas, salah satu tantangan yang dihadapi dalam proyek kerja sama ini adalah pasar yang disasar berbeda.

“Memang ide tadinya kita untuk mencapai pasar yang berbeda, yang CBL atau CATL, targetnya bukan untuk FTA (free trade agreement), tapi buat LG kita semua tahu sudah punya FTA dengan Amerika jadi targetnya adalah untuk pasar yang berbeda,” ucapnya.

Tantangan lainnya terkait kepentingan masing-masing perusahaan yang tergabung dalam Konsorsium LG yang satu sama lain berbeda.

“Karena konsorsium ini lumayan complicated di dalam Joint Venture masing-masing. Ada beberapa anggotanya tetap dari LG Konsorsium, tapi mereka tetap independent company sehingga untuk menyatukan semuanya untuk berkomitmen yang sama, itu challenging,” ucapnya.

Antam Angkat Rauf Purnama Jadi Komisaris Utama Lewat RUPSLB

Sebagaimana diketahui, kerja sama ini dilakukan lewat PT Industri Baterai Indonesia atau Indonesia Battery Corporation (IBC), anak perusahaan MIND ID, PLN, Pertamina, dan ANTAM. Perusahaan telah melakukan penandatanganan Framework Agreement bersama-sama PT Aneka Tambang Tbk, PT Ningbo Contemporary Brunp Lygend Co, Ltd (CBL) untuk inisiatif proyek baterai kendaraan listrik (EV battery) terintegrasi.

Pada hari yang sama, Antam dan IBC juga menandatangani perjanjian serupa dengan LG Energy Solution (LGES).

Artikel Terkait

Hadir di Gerak Hijau 2026, Wamen LH Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Bangun Indonesia Lebih Hijau

Hadir di Gerak Hijau 2026, Wamen LH Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Bangun Indonesia Lebih Hijau

Jakarta,TAMBANG,- Wakil Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Diaz Faisal Malik Hendropriyono turut hadir dalam kegiatan Gerak Hijau 2026. Kehadirannya sekaligus menegaskan dukungan Pemerintah dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Selain itu, ini juga menegaskan bahwa keberhasilan mewujudkan pembangunan berkelanjutan tidak hanya mengandalkan peran pemerintah ataupun dunia usaha. Di kesempatan ini Dias

By Egenius Soda
Akhirnya Smelter Tembaga Milik AMMAN Resmi Rampung, Topang Hilirisasi dan Nilai Tambaga Mineral

Akhirnya Smelter Tembaga Milik AMMAN Resmi Rampung, Topang Hilirisasi dan Nilai Tambaga Mineral

Jakarta,TAMBANG,- Tonggak penting kembali berhasil dicatat perusahaan tambang tembaga dan emas terbesar kedua di Indonesia PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMAN). Emiten berkode saham AMMAN ini akhirnya mewujudkan transformasi bisnisnya sebagai perusahaan terintegrasi dari penambangan sampai peleburan setelah secara resmi merampungkan proyek pembangunan pabrik smelter tembaga di Kabupaten Sumbawa

By Egenius Soda