Batu Bara: Ekspor Vietnam ke Indonesia Naik 400%

Batu Bara: Ekspor Vietnam ke Indonesia Naik 400%

HANOI—TAMBANG. CINA terus menjadi importir terbesar batu bara Vietnam pada 2014, menyerap 56,9% dari total ekspornya. Demikian disampaikan Pusat Informasi Dagang dan Industri Vietnam, sebuah lembaga di bawah Kementerian Perindustrian dan Perdagangan. Total yang diekspor ke Cina mencapai 4,1 juta ton, dengan total harga US$ 244 juta.

Sebagai pembeli terbesar kedua adalah Korea Selatan, yang membeli 1,3 juta ton dari Vietnam dengan nilai US$ 92,4 juta. Dari segi volume, ekspornya ke Korea Selatan naik 23,72%. Dari segi harga, naik 12,36%.

Pada 2014 Vietnam juga menjadi korban rendahnya kelesuan ekonomi. Ekspor batu bara turun hampir separuh dari tahun sebelumnya, dengan harga yang juga anjlok. Kantor berita Xinhua, Cina, melaporkan penurunan juga dapat dilihat dari angka ekspornya ke Malaysia, yang volumenya anjlok 81,03%, dan angkanya turun 82%.

Sementara, ekspor batu bara Vietnam ke Indonesia naik luar biasa, volumenya naik 402,19%, sedang nilainya bertambah 198,41%. Vietnam mengekspor 151.600 ton batu bara ke Indonesia pada 2014 dengan nilai US$ 12,3 juta.

Tahun lalu Vietnam menjual 7,2 juta ton batu bara ke luar negeri, dengan nilai US$ 556,4 juta. Secara volumen turun 43,25%, dan secara angka anjlok 39,25%, dibanding tahun sebelumnya.

Foto: alat berat untuk tambang batu bara di Vietnam. Sumber: www.phuthaicat.com.vn

Artikel Terkait

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Jakarta, TAMBANG — PT Multi Power Adi Tama (Multi Power Group) memperkuat komitmennya sebagai mitra solusi efisiensi bagi industri alat berat melalui pendekatan bisnis yang berorientasi pada kebutuhan operasional pelanggan. Perusahaan tidak hanya menawarkan produk, tetapi juga membantu pelanggan menentukan solusi yang sesuai dengan karakter pekerjaan, target performa, dan kemampuan anggaran.

By Rian Wahyuddin
Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Jakarta, TAMBANG – Industri pertambangan batu bara di Kalimantan Tengah (Kalteng) tengah menghadapi gangguan akibat kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut berdampak terhadap pengangkutan batu bara melalui Sungai Barito, sekaligus mengancam pemenuhan kewajiban Domestic Market Obligation (DMO). Ketua Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) Kalteng, Handry Mardam, mengatakan Sungai

By Rian Wahyuddin
Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Jakarta, TAMBANG – Pasokan batu bara untuk industri semen mengalami kendala akibat gangguan pengiriman di sejumlah wilayah. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM tengah mencari sumber pasokan alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait berkurangnya pasokan

By Rian Wahyuddin