Bank Dunia; Harga Batubara Melonjak Tajam Di Kuartal I

Bank Dunia; Harga Batubara Melonjak Tajam Di Kuartal I

Jakarta,TAMBANG,Harga batu bara sejak akhir tahun 2020 sampai sekarang dalam trend menguat. Bank Dunia dalam publikasinya menyebutkan bahwa  batu bara dan gas alam mengalami kenaikan tajam pada kuartal I tahun 2021. Penguatan ini ditopang oleh pemulihan ekonomi global, cuaca dingin di belahan bumi utara serta gangguan pasokan.

Meski demikian Bank Dunia melihat bahwa pasar batu bara akan menghadapi tekanan. Ini terkait dengan tren dekarbonisasi karena semakin banyak negara pengimpor batu bara yang mengumumkan target netralitas karbon. Saat ini pun pemanfaatan batu bara telah dibatasi secara signifikan oleh penetrasi cepat energi terbarukan. Selain itu harga gas alam juga dalam trend menurun. Meski penghentian pembangkit listrik bertenaga batu bara di Eropa dan Amerika Serikat telah diimbangi dengan peningkatan kapasitas di Cina.

Artikel Terkait

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Jakarta, TAMBANG – Pasokan batu bara untuk industri semen mengalami kendala akibat gangguan pengiriman di sejumlah wilayah. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM tengah mencari sumber pasokan alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait berkurangnya pasokan

By Rian Wahyuddin
Tekan Ketergantungan pada Impor, Pertamina Lubricants Luncurkan Katalis FCC/RFCC untuk Efisiensi Kilang

Tekan Ketergantungan pada Impor, Pertamina Lubricants Luncurkan Katalis FCC/RFCC untuk Efisiensi Kilang

Jakarta,TAMBANG,- Demi mengurangi ketergantungan impor dan mewujudkan kemandirian teknologi energi nasional,  PT Pertamina Lubricants (PTPL) bersama PT Pertamina (Persero) meluncurkan katalis. Produk ini merupakan hasil pengembangan kolaborasi antar riset Pertamina Group, yakni Fluid Catalytic Cracking (FCC), Residue Catalytic Cracking (RCC), dan Residue Fluid Catalytic Cracking (RFCC).  Dijelaskan pula bahwa

By Egenius Soda