Bambang Susigit Jadi Direktur Pembinaan Pengusahaan Mineral

Bambang Susigit Jadi Direktur Pembinaan Pengusahaan Mineral
Salah satu tambang potas bawah tanah di Kanada. Sumber: potashwork.com
Jakarta-TAMBANG. Menteri ESDM Ignasius Jonan melantik 25 Pejabat di Lingkungan KESDM dan SKK Migas. Diantara pejabat yang dilantik tersebut ada nama Ir. Bambang Susigit, M.T. Ia yang ditunjuk sebagai Direktur Pembinaan dan Pengusahaan Mineral pada Direktorat Jenderal Mineral dan Batu bara. Sebelumnya Bambang menduduki jabatan sebagai Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Geologi, Mineral, dan Batubara pada Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Energi dan Sumber Daya Mineral. Jabatan ini ditempati oleh Dr. R. Edi Prasodjo, M.Sc. Edi yang pernah menjabat sebagai Direktur Pembinaan dan pengusahaan batu bara sebelumnya menjabat sebagai Kepala Biro Fasilitasi Kebijakan Energi dan Persidangan pada Sekretariat Jenderal Dewan Energi Nasional. Sementara Mohamad Hidayat dilantik sebagai Sekretaris Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi pada Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi. Menteri Ignasius Jonan pelatikan ini lebih dimaksudkan sebagai penguaan dan penyegaran organisasi. “Pelantikan ini dimaksudkan untuk penguatan dan penyegaran organisasi, agar tugas dapat dikerjakan lebih baik dan lebih cepat” ungkap Jonan di Jakarta (28/2/2017). Secara keseluruhan ke-25 pejabat yang dilantik tersebut terdiri dari 2 orang Pejabat Pimpinan Tinggi Madya, 6 orang Pimpinan Tinggi Pratama, 2 orang Pejabat Adminstrator dan ada 8 orang Pejabat Pengawas di lingkungan Kementerian ESDM. Di SKK Migas Menteri Jonan melantik 7 orang.

Artikel Terkait

PERTAMISI Dorong Penyesuaian Spesifikasi Ekspor, Kepastian HPM, Tata Kelola dan Percepatan Hilirisasi Silika

PERTAMISI Dorong Penyesuaian Spesifikasi Ekspor, Kepastian HPM, Tata Kelola dan Percepatan Hilirisasi Silika

Jakarta, TAMBANG – Besarnya potensi silika Indonesia belum sepenuhnya berbanding lurus dengan pemanfaatannya. Kepastian harga, klasifikasi komoditas, spesifikasi ekspor, hingga persoalan perizinan masih menjadi tantangan dalam mendorong pengembangan industri silika dari hulu hingga hilir. Persoalan tersebut menjadi pembahasan dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Dialog Silika Indonesia: Harga Patokan Mineral Silika

By Rian Wahyuddin
PGN Siap Jadi Offtaker dan Transporter Biomethane yang Dikembangkan Toyota dan KIS

PGN Siap Jadi Offtaker dan Transporter Biomethane yang Dikembangkan Toyota dan KIS

Jakarta,TAMBANG,- Pengembangan biomethane yang memanfaatkan limbah pabrik kelapa sawit di Sumatera Selatan kini mulai mendekati tahap akhir pengembangan. PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) berkolaborasi Toyota Tsusho Indonesia (TTI) dan PT KIS Biofuels Indonesia (KIS) untuk mengoptimasi pemanfaatan biomethane tersebut dalam rangka memastikan kesediaan pasokan energi domestik masa

By Egenius Soda
PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Perkuat Pasokan dan Kepastian Operasional

PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Perkuat Pasokan dan Kepastian Operasional

Jakarta,TAMBANG,- Perusahaan tambang batubara plat merah, PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) mempersiapkan operasional yang andal dalam menjaga keberlanjutan produksi. Perencanaan tersebut mempertimbangkan persetujuan pemerintah, prioritas kebutuhan domestik, serta dinamika pasar ekspor di tengah transisi energi. Direktur Utama PTBA, Bambang Ismawan, mengatakan perusahaan tetap berada pada jalur yang tepat

By Egenius Soda