Australia Disebut Punya Peluang Pasok Mineral Ke India

Logam Tanah Jarang
Ilustrasi

Jakarta,TAMBANG,- Australia disebut memiliki peluang menjadi pemasok utama mineral kritis ke India. Hal ini disampaikan Menteri Perdagangan, Pariwisata, dan Investasi Dan Tehan. Tehan menyebutkan kemitraan dengan India dalam memenuhi permintaan mineral kritis ini akan melengkapi strategi Pemerintah Australia sebagai yang terdepan dalam eksplorasi, ekstraksi, produksi serta potensi pemrosesan hilir dari mineral kritis.

“Mineral kritis adalah input penting untuk industri seperti mobilitas listrik, sistem penyimpanan energi, elektronik, kedirgantaraan dan pertahanan,” ungkap Tehan.

Menurutnya India memiliki agenda pengembangan industri yang ambisius yang akan membutuhkan pasokan mineral penting dan teknologi terkait yang stabil dan aman. Di sisi lain Australia memiliki salah satu cadangan terbesar yang dapat diperoleh kembali dari banyak mineral penting dan diakui sebagai pemimpin dalam praktik penambangan yang berkelanjutan dan etis.

“Kami juga merupakan pemimpin dunia dalam peralatan pertambangan, kemampuan teknologi dan layanan, serta dalam R&D mineral dan sumber daya. Australia dan India, bekerja sama dengan mitra kami yang berpikiran sama, dapat mendorong dan memperkuat rantai pasokan tersebut.”pungkas Tehan

Artikel Terkait

PERTAMISI Dorong Penyesuaian Spesifikasi Ekspor, Kepastian HPM, Tata Kelola dan Percepatan Hilirisasi Silika

PERTAMISI Dorong Penyesuaian Spesifikasi Ekspor, Kepastian HPM, Tata Kelola dan Percepatan Hilirisasi Silika

Jakarta, TAMBANG – Besarnya potensi silika Indonesia belum sepenuhnya berbanding lurus dengan pemanfaatannya. Kepastian harga, klasifikasi komoditas, spesifikasi ekspor, hingga persoalan perizinan masih menjadi tantangan dalam mendorong pengembangan industri silika dari hulu hingga hilir. Persoalan tersebut menjadi pembahasan dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Dialog Silika Indonesia: Harga Patokan Mineral Silika

By Rian Wahyuddin
PGN Siap Jadi Offtaker dan Transporter Biomethane yang Dikembangkan Toyota dan KIS

PGN Siap Jadi Offtaker dan Transporter Biomethane yang Dikembangkan Toyota dan KIS

Jakarta,TAMBANG,- Pengembangan biomethane yang memanfaatkan limbah pabrik kelapa sawit di Sumatera Selatan kini mulai mendekati tahap akhir pengembangan. PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) berkolaborasi Toyota Tsusho Indonesia (TTI) dan PT KIS Biofuels Indonesia (KIS) untuk mengoptimasi pemanfaatan biomethane tersebut dalam rangka memastikan kesediaan pasokan energi domestik masa

By Egenius Soda
PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Perkuat Pasokan dan Kepastian Operasional

PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Perkuat Pasokan dan Kepastian Operasional

Jakarta,TAMBANG,- Perusahaan tambang batubara plat merah, PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) mempersiapkan operasional yang andal dalam menjaga keberlanjutan produksi. Perencanaan tersebut mempertimbangkan persetujuan pemerintah, prioritas kebutuhan domestik, serta dinamika pasar ekspor di tengah transisi energi. Direktur Utama PTBA, Bambang Ismawan, mengatakan perusahaan tetap berada pada jalur yang tepat

By Egenius Soda