ASPINDO Kick Off Indonesia Mining Services Awards 2023

Indonesia Mining Services Awards
Ketua Dewan Juri Indonesia Mining Services Awards (IMS Awards), Bambang Setiawan.

Jakarta, TAMBANG – Asosiasi Jasa Pertambangan Indonesia (ASPINDO) melaksanakan Kick Off Indonesia Mining Services Awards 2023 (IMS Awards) di Kuta, Badung, Jumat (1/3). Rencananya pemberian penghargaan kepada perusahaan jasa pertambangan ini dilaksanakan pada Jumat, 2 Agustus 2024.

“Tahun ini Indonesia Mining Services Awards akan kembali digelar. Sehubungan dengan pesta demokrasi yang dirayakan negeri ini, maka agenda awards kita pun harus diadakan pertengahan tahun ini,” ucap Ketua Dewan Juri IMS Awards Bambang Setiawan.

Jika tahun lalu IMS Awards dilaksanakan bersamaan dengan Temu Tahunan Jasa Pertambangan, kali ini bakal digelar berbarengan dengan perayaan HUT ASPINDO ke-27 di Jakarta.

“Puncak acara akan diadakan bersamaan dengan perayaan HUT ASPIDO Agustus mendatang,” beber Bambang.

ASPINDO didirikan pada tanggal 1 Agustus 1997 dan telah memainkan peran sentral dalam mengarahkan pertumbuhan dan pengembangan industri jasa pertambangan di Indonesia.

Bambang lalu menyampaikan bahwa IMS Awards merupakan ajang penghargaan yang diberikan kepada pelaku usaha jasa pertambangan yang telah melewati serangkaian penilaian oleh tim juri. Kata dia, tahun ini tiap perusahaan bisa mengikuti lebih dari satu kategori.

“Ada beberapa hal berbeda dalam pelaksanaan awards tahun ini khususnya untuk kelompok kegiatan Pertambangan. Kemudian tahun ini, satu perusahaan dapat mengikuti lebih dari satu kategori,” ucap Bambang.

Indonesia Mining Services Awards
Trofi Penghargaan Indonesia Mining Services Awards (IMS Awards) yang diselenggarakan Asosiasi Jasa Pertambangan Indonesia (ASPINDO).

Mantan Dirjen Mineral dan Batu Bara (Dirjen Minerba) Kementerian ESDM ini, menilai IMS Award menjadi ajang yang ditunggu-tunggu perusahaan jasa pertambangan. Selaku penyelenggara, ASPINDO juga mendapat banyak apresiasi dari berbagai pihak, baik swasta maupun pemerintah.

“ASPINDO mendapatkan respon positif terhadap gelaran awards ini, sehingga tahun ini pun menjadi sesuatu yang ditunggu-tunggu oleh perusahaan jasa pertambangan,” ucapnya.

Menurutnya, perusahaan jasa pertambangan yang memiliki kinerja baik memang seyogyanya mendapat penghargaan. Mengingat, kebanyakan konsesi tambang digarap oleh kontraktor dibanding perusahaan pemilik IUP, termasuk perusahaan jasa non inti. Karena itu, Bambang berharap peserta IMS Awards tahun ini bisa lebih banyak lagi.

“Terima kasih untuk seluruh perusahaan yang telah ikut berpartisipasi tahun lalu. Kami harapkan tahun ini lebih banyak yang akan ikut berpartisipasi,” beber dia.

Artikel Terkait

Pakar Tambang; Sektor Pertambangan Sepanjang 2026 Akan Alami Tekanan, Pemulihan Baru Terlihat Akhir Tahun

Pakar Tambang; Sektor Pertambangan Sepanjang 2026 Akan Alami Tekanan, Pemulihan Baru Terlihat Akhir Tahun

Jakarta,TAMBANG,- Sektor pertambangan Indonesia diperkirakan masih akan mengalami dinamika. Secara keseluruhan tahun 2026 sektor ini akan mengalami tekanan baik dari internal yakni dalam negeri maupun situasi gobal. Tenaga Ahli Profesional Kekayaan Alam, Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) menjelaskan sektor tambang akan mengalami koreksi di paruh pertama tahun ini. Kemudian

By Egenius Soda
Hadir di IEE Balikpapan 2026, PT Prasetia Dwidharma Perkenalkan Produk Aditif IMAGINA

Hadir di IEE Balikpapan 2026, PT Prasetia Dwidharma Perkenalkan Produk Aditif IMAGINA

Jakarta,TAMBANG,- Industri pertambangan, energi, konstruksi, hingga migas sedang menghadapi sejumlah tantangan operasional. Di tengah kebutuhan produksi yang tinggi, perusahaan juga dituntut untuk menjaga efisiensi, mengurangi downtime, dan memastikan alat berat tetap bekerja secara optimal. Salah satu faktor yang sering luput diperhatikan adalah kualitas bahan bakar. Dalam penggunaan mesin

By Egenius Soda