Antam Raih 3 Penghargaan Alpha Southeast Asia 2022 dan CSA Awards 2022

RKAB NIKEL
IIlustrasi: Proses penambangan bijih nikel ANTAM.

Jakarta, TAMBANG – PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mendapat prestasi gemilang. Kali ini, anggota MIND ID tersebut meraih 3 penghargaan dari Alpha Southeast Asia dalam ajang 12th Institutional Investor Corporate Awards 2022.

Pada Alpha Southeast Asia, Antam meraih penghargaan pada kategori Best Senior Management IR Support, Most Organised Investor Relations dan Most Consistent Dividend Policy.

Pada ajang yang berbeda, Antam juga meraih penghargaan CSA Awards 2022 pada kategori The Best of Big Capitalization In The Basic Material Sector dan Analyst’s Favourite In The Basic Material Sector yang dilaksanakan pada tanggal 27 Oktober 2022. 

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Antam, Elisabeth RT Siahaan mengatakan
penghargaan tersebut merupakan apresiasi para pemegang saham terhadap pertumbuhan kinerja perusahaan yang positif.

“Melalui penghargaan ini, ANTAM berkomitmen untuk melaksanakan kegiatan operasinya dengan terus memperhatikan prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG) untuk memberikan imbal hasil yang positif kepada para pemegang saham dan pemangku kepentingan,” ujarnya, Selasa (1/11).

Penilaian penghargaan Alpha Southeast Asia berdasarkan pooling dari lebih 557 investor, analis lokal, regional dan global sejak periode Januari – Juni 2022.

Sedangkan penilaian penghargaan CSA Awards 2022 berdasarkan penilaian Tim Juri CSA Awards, beberapa analis anggota CSA Community, serta tokoh pasar modal.

Penilaian CSA Awards 2022 didasarkan pada beberapa kriteria, yaitu aspek profitabilitas di masa mendatang, aspek keterbukaan terhadap pemegang saham, aspek GCG, aspek likuiditas saham, aspek manajemen risiko dan aspek environment, social, governance (ESG). 

CSA Awards 2022 sendiri diselenggarakan oleh Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI) dan CSA Community.

Artikel Terkait

PERTAMISI Dorong Penyesuaian Spesifikasi Ekspor, Kepastian HPM, Tata Kelola dan Percepatan Hilirisasi Silika

PERTAMISI Dorong Penyesuaian Spesifikasi Ekspor, Kepastian HPM, Tata Kelola dan Percepatan Hilirisasi Silika

Jakarta, TAMBANG – Besarnya potensi silika Indonesia belum sepenuhnya berbanding lurus dengan pemanfaatannya. Kepastian harga, klasifikasi komoditas, spesifikasi ekspor, hingga persoalan perizinan masih menjadi tantangan dalam mendorong pengembangan industri silika dari hulu hingga hilir. Persoalan tersebut menjadi pembahasan dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Dialog Silika Indonesia: Harga Patokan Mineral Silika

By Rian Wahyuddin
PGN Siap Jadi Offtaker dan Transporter Biomethane yang Dikembangkan Toyota dan KIS

PGN Siap Jadi Offtaker dan Transporter Biomethane yang Dikembangkan Toyota dan KIS

Jakarta,TAMBANG,- Pengembangan biomethane yang memanfaatkan limbah pabrik kelapa sawit di Sumatera Selatan kini mulai mendekati tahap akhir pengembangan. PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) berkolaborasi Toyota Tsusho Indonesia (TTI) dan PT KIS Biofuels Indonesia (KIS) untuk mengoptimasi pemanfaatan biomethane tersebut dalam rangka memastikan kesediaan pasokan energi domestik masa

By Egenius Soda
PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Perkuat Pasokan dan Kepastian Operasional

PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Perkuat Pasokan dan Kepastian Operasional

Jakarta,TAMBANG,- Perusahaan tambang batubara plat merah, PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) mempersiapkan operasional yang andal dalam menjaga keberlanjutan produksi. Perencanaan tersebut mempertimbangkan persetujuan pemerintah, prioritas kebutuhan domestik, serta dinamika pasar ekspor di tengah transisi energi. Direktur Utama PTBA, Bambang Ismawan, mengatakan perusahaan tetap berada pada jalur yang tepat

By Egenius Soda