Antam Pastikan Fundamental Bisnis Tetap Solid di Tengah Dinamika Pasar Global

Antam Pastikan Fundamental Bisnis Tetap Solid di Tengah Dinamika Pasar Global

Jakarta,TAMBANG,- Perusahaan tambang plat merah dengan aneka produk tambang, PT ANTAM (Persero) Tbk menegaskan bahwa fundamental bisnis dan arah strategis Perseroan tetap terjaga dengan baik. Ini menjadi kekuatan menghadapi dinamika pasar global dan perubahan komposisi indeks pasar modal internasional.

Corporate Secretary ANTAM Wisnu Danandi Haryanto menjelaskan bahwa dinamika indeks global merupakan bagian dari proses pasar modal internasional yang terus berkembang. Ada berbagai faktor yang berpengaruh termasuk market structure, market accessibility, likuiditas serta evaluasi indeks secara berkala.

“ANTAM memandang dinamika pasar sebagai bagian dari mekanisme pasar modal global yang wajar. Perseroan tetap fokus menjaga fundamental bisnis, memperkuat operational excellence, serta memastikan keberlanjutan strategi pertumbuhan jangka panjang,” ujar Wisnu dalam keterangannya, Rabu (13/5/).

ANTAM menegaskan, fundamental bisnis Perseroan tetap solid seiring berjalannya strategi hilirisasi mineral dan pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional. Perseroan memastikan proyek-proyek strategis, termasuk pengembangan rantai pasok baterai kendaraan listrik berbasis nikel, tetap berjalan sesuai rencana.

Sejalan dengan itu, ANTAM juga terus mendorong penguatan kualitas tata kelola perusahaan, transparansi, dan keterbukaan informasi kepada investor domestik maupun global. Perseroan menilai aspek transparency, disclosure, dan investor engagement menjadi bagian penting dalam memperkuat daya tarik investasi jangka panjang Perseroan di pasar global.

Selain menjaga pertumbuhan bisnis, ANTAM juga terus memperkuat kualitas komunikasi dengan investor melalui peningkatan kualitas public disclosure, penguatan engagement dengan investor institusi global, serta partisipasi aktif dalam berbagai forum investasi internasional.

Perseroan juga menekankan komitmennya terhadap penerapan tata kelola perusahaan yang baik melalui berbagai standar internasional, termasuk penguatan ESG governance, audit independen, serta sustainability reporting yang berkelanjutan.

“ANTAM akan terus fokus pada penciptaan value jangka panjang melalui penguatan fundamental bisnis, hilirisasi, serta implementasi tata kelola perusahaan yang baik dan berstandar internasional,” ungkap Wisnu.

Artikel Terkait

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Jakarta, TAMBANG — PT Multi Power Adi Tama (Multi Power Group) memperkuat komitmennya sebagai mitra solusi efisiensi bagi industri alat berat melalui pendekatan bisnis yang berorientasi pada kebutuhan operasional pelanggan. Perusahaan tidak hanya menawarkan produk, tetapi juga membantu pelanggan menentukan solusi yang sesuai dengan karakter pekerjaan, target performa, dan kemampuan anggaran.

By Rian Wahyuddin
Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Jakarta, TAMBANG – Industri pertambangan batu bara di Kalimantan Tengah (Kalteng) tengah menghadapi gangguan akibat kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut berdampak terhadap pengangkutan batu bara melalui Sungai Barito, sekaligus mengancam pemenuhan kewajiban Domestic Market Obligation (DMO). Ketua Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) Kalteng, Handry Mardam, mengatakan Sungai

By Rian Wahyuddin
Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Jakarta, TAMBANG – Pasokan batu bara untuk industri semen mengalami kendala akibat gangguan pengiriman di sejumlah wilayah. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM tengah mencari sumber pasokan alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait berkurangnya pasokan

By Rian Wahyuddin