Antam Gelontorkan Dana Eksplorasi Rp3,4 Miliar

Antam Gelontorkan Dana Eksplorasi Rp3,4 Miliar
Pengangkutan bijih emas di tambang PT. Antam Tbk, Pongkor Bogor Jawa Bara. (Taufiequrrohman/TAMBANG)
Jakarta – TAMBANG. PT Antam (Persero), Tbk (IDX: ANTM) mengeluarkan dana eksplorasi awal bertotal Rp 3,4 miliar di bulan Juli 2015. Kegiatan eksplorasi Antam ini tetap berfokus pada komoditas emas dan nikel.   Data tersebut dicantumkan dalam Laporan Aktifitas Eksplorasi yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia, Rabu (12/8).   Eksplorasi emas Antam pada bulan lalu tersebut dilakukan di prospek Cimahpar-Pasir Jawa, di kawasan Pongkor, Jawa Barat. Kegiatan eksplorasi meliputi pemboran, pencatatan, percontoan, pemetaan geologi, pengambilan sampel batuan dan tanah, serta pengukuran dengan hand auger.   Sementara untuk eksplorasi nikel dilakukan di daerah Pomalaa, Sulawesi Tenggara. Kegiatan eksplorasinya meliputi pencatatan inti, pengukuran poligon, pemboran tunggal, serta preparasi.  

Artikel Terkait

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Jakarta, TAMBANG – Industri pertambangan batu bara di Kalimantan Tengah (Kalteng) tengah menghadapi gangguan akibat kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut berdampak terhadap pengangkutan batu bara melalui Sungai Barito, sekaligus mengancam pemenuhan kewajiban Domestic Market Obligation (DMO). Ketua Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) Kalteng, Handry Mardam, mengatakan Sungai

By Rian Wahyuddin
Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Jakarta, TAMBANG – Pasokan batu bara untuk industri semen mengalami kendala akibat gangguan pengiriman di sejumlah wilayah. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM tengah mencari sumber pasokan alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait berkurangnya pasokan

By Rian Wahyuddin
Tekan Ketergantungan pada Impor, Pertamina Lubricants Luncurkan Katalis FCC/RFCC untuk Efisiensi Kilang

Tekan Ketergantungan pada Impor, Pertamina Lubricants Luncurkan Katalis FCC/RFCC untuk Efisiensi Kilang

Jakarta,TAMBANG,- Demi mengurangi ketergantungan impor dan mewujudkan kemandirian teknologi energi nasional,  PT Pertamina Lubricants (PTPL) bersama PT Pertamina (Persero) meluncurkan katalis. Produk ini merupakan hasil pengembangan kolaborasi antar riset Pertamina Group, yakni Fluid Catalytic Cracking (FCC), Residue Catalytic Cracking (RCC), dan Residue Fluid Catalytic Cracking (RFCC).  Dijelaskan pula bahwa

By Egenius Soda