Amman Mineral Kembangkan Budidaya Madu Trigona

Amman Mineral Kembangkan Budidaya Madu Trigona
Benete, TAMBANG –  PT Amman Mineral Nusa Tenggara (Amman Mineral) kembangkan budidaya madu dari lebah jenis Trigona SP di areal reklamasi bekas lahan tambang Batu Hijau, Kecamatan Sekongkang, Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat.   Budidaya  madu Trigona ini, bertujuan untuk menjadi salah satu indikator keberhasilan program reklamasi yang dijalankan. Selain itu, mendorong masyarakat dalam mengembangkan serta membudidayakan lebah Trigona, sebagai alternatif solusi yang dapat menggerakkan perekonomian masyarakat setempat di sekitar area pertambangan.   Head of Corporate Communications Amman Mineral, Anita Avianty, mengatakan, program uji coba budidaya madu Trigona ini  sudah dimulai sejak Mei 2018 dengan menempatkan sekitar 50 buah kotak lebah atau stup di area Nursery dalam rangka pilot project selama enam bulan.   “Rata-rata satu kotak lebah Trigona dapat menghasilkan sekitar satuliter madu pertahunnya dengan harga jual sekitar Rp300.000 per liter. Sehingga sangat potensial untuk membantu pendapatan masyarakat, apalagi saat ini kami menargetkan untuk bisa panen empat kali dalam setahun,” kata Anita Avianty, dalam keterangan resminya, Selasa (26/2).   Keberadaan budidaya madu Trigona di area reklamasi, juga membantu proses penyerbukan atau polinasi dalam menjaga pertumbuhan keanekaragaman vegetasi dan kesediaan makanan bagi satwa lainnya yang ada di areal reklamasi. Selain itu,  budidaya Trigona ini diharapkan dapat menjadi salah satu obyek agrowisata. Serta alternatif penggerak ekonomi masyarakat pasca tambang, mengingat budidaya lebah Trigona relatif cukup mudah dilakukan.   Berbeda dengan madu hutan yang perlu dicari bahkan sampai bermalam-malam menginap di hutan, pengembangan madu Trigona ini, dapat dibudidayakan di sekitar rumah atau pekarangan setelah masyarakat mendapat indukannya dari alam.   Lebah Madu Trigona SP adalah lebah tanpa sengat (stingless bee) dan hidupnya tidak bergantung kepada polen bunga seperti jenis lebah madu lainnya.  Dengan sifatnya yang unik, Trigona dapat dibiakkan dimana saja dengan syarat terdapat sumber resin atau getah dari pohon sekitar untuk dapat menghasilkan propolis didalamnya. Madu Trigona ini adalah madu yang dihasilkan oleh propolis Trigona dihutan yang bebas polusi. Adapun khasiat madu Trigona ini adalah untuk menjaga kesehatan dan membantu menjaga daya tahan tubuh.      

Artikel Terkait

DSI Lengkapi Jajaran Komisaris dan Direksi, Jalankan Mandat Ekspor SDA Strategis

DSI Lengkapi Jajaran Komisaris dan Direksi, Jalankan Mandat Ekspor SDA Strategis

Jakarta, TAMBANG – PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI kini memiliki jajaran Komisaris dan Direksi lengkap untuk mendukung pelaksanaan mandatnya dalam tata kelola ekspor komoditas strategis Indonesia. Dewan Komisaris DSI dipimpin Komisaris Utama Cipung Noer, bersama Tony Wenas, Prof. Mari Elka Pangestu, dan Harold Tjiptadjaja sebagai Komisaris. Jajaran tersebut memiliki

By Rian Wahyuddin
DSI Petakan Ekspor USD14 Miliar, Potensi Optimalisasi Nilai Capai USD5 Miliar

DSI Petakan Ekspor USD14 Miliar, Potensi Optimalisasi Nilai Capai USD5 Miliar

Jakarta, TAMBANG – PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI mengumumkan kesiapan operasional dalam menjalankan mandat pengelolaan ekspor komoditas strategis Indonesia. Dalam waktu sedikit lebih dari dua bulan, DSI telah membangun visibilitas analitis terhadap sekitar 6.500 deklarasi ekspor dengan nilai lebih dari USD14 miliar. DSI dibentuk berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP)

By Rian Wahyuddin
SDM Unggul Jadi Kunci Hilirisasi dan Masa Depan Industri Minerba Menuju Indonesia Emas 2045

SDM Unggul Jadi Kunci Hilirisasi dan Masa Depan Industri Minerba Menuju Indonesia Emas 2045

Yogyakarta, TAMBANG – Penguatan sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu kunci utama dalam mendorong transformasi industri mineral dan batubara (minerba) menuju Indonesia Emas 2045. Hilirisasi, digitalisasi, transisi energi, dan tuntutan keberlanjutan membutuhkan tenaga profesional dengan kompetensi yang semakin beragam. Hal tersebut mengemuka dalam Seminar Nasional bertajuk “Mempersiapkan SDM Unggul, Inovatif,

By Rian Wahyuddin