DMO Lebih Murah Dari HBA Tergolong Dumping ?

DMO Lebih Murah Dari HBA Tergolong Dumping ?
Jakarta, TAMBANG – Ahli Hukum Sumber Daya Alam Universitas Tarumanegara (Untar), Ahmad Redi, menegaskan  penentuan harga batu bara domestik (Market Domestic Obligation/DMO) tarif listrik, jika berada di bawah Harga Batubara Acuan (HBA) adalah hal yang wajar untuk kepentingan nasional. Bukan termasuk dalam praktik dumping.   Menurutnya, terlalu jauh mengaitkan adanya dumping dengan harga batu bara domestik hingga ke produk-produk industri.   “Terlalu jauh itu, saya tidak sependapat,” jelas Redi kepada tambang.co.id, Rabu (28/2).   Berdasarkan Undang-Undang Dasar 1945, sambung Redi, batu bara serta kekayaan alam lainnya dikuasai oleh negara, termasuk penentuan harganya. Sehingga tidak bisa negara lain menyebut batu bara murah dari pemerintah sebagai dumping.   “Toh PLN juga membedakan mana harga untuk rumah tangga dan mana harga untuk industri,” jelasnya.   Redi tidak sepakat, murahnya harga energi di suatu negara lantas melibas produk-produk industri dengan tuduhan dumping. Sekali lagi, itu terlalu jauh menurutnya.   “Dulu Indonesia pernah digugat oleh Korea Selatan atas dugaan dumping soal kertas, itu karena memang harga kertas yang diekspor ke Korea di bawah harga pasar Korea,” pungkasnya.  

Artikel Terkait

Optimalkan Potensi Reservoir PT Pertamina Hulu Sanga Sanga Berhasil Tambah Produksi Migas

Optimalkan Potensi Reservoir PT Pertamina Hulu Sanga Sanga Berhasil Tambah Produksi Migas

Jakarta,TAMBANG,- Berbagai upaya terus dilakukan untuk meningkatkan produksi migas dalam negeri. PT Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS) misalnya terus memperkuat upaya optimasi produksi migas melalui pelaksanaan program hydraulic fracturing pada sejumlah sumur di Wilayah Operasi Mutiara dan Pamaguan di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Program yang dilaksanakan sepanjang periode

By Egenius Soda
Perkuat Peran Strategis dalam Eksplorasi Energi, Elnusa Tingkatkan Kapabilitas Geoscience Berbasis Teknologi

Perkuat Peran Strategis dalam Eksplorasi Energi, Elnusa Tingkatkan Kapabilitas Geoscience Berbasis Teknologi

Jakarta,TAMBANG,- Eksplorasi disebut sebagai nadi bagi industri migas. Tanpa eksplorasi tidak akan ditemukan cadangan baru. Sebaliknya dengan eksplorasi ada kemungkinan untuk menemukan cadangan baru yang penting untuk ketahanan energi nasional. Namun harus diakui bahwa kegiatan eksplorasi punya risiko yang cukup tinggi. Padahal investasinya juga besar. Oleh karenanya sebagai bagian

By Egenius Soda