Agincourt Resource Selenggarakan E Coaching Jam Soal Pertambangan

Agincourt Resource Selenggarakan E Coaching Jam Soal Pertambangan

Medan-TAMBANG. Sekitar 150 mahasiswa jurusan pertambangan dari berbagai perguruan tinggi seperti ITM, ISTP, Unimed, dan USU mengikuti Forum Berbagi Pengetahuan E-Coaching Jam bertema “Generasi Baru Ahli Tambang Handal Indonesia: Cerdas - Kreatif – Inovatif” yang diselanggarakan oleh PT Agincourt pengelola tambang emas Martabe.

E-Coaching Jam (ECJ) merupakan wadah komunikasi yang membimbing dan memberi kesempatan bagi para mahasiswa tambang untuk melengkapi pengetahuan akademis di bangku kuliah dengan pengalaman dan keahlian praktis-aplikatif di dunia kerja langsung dari para praktisi tambang. Ini menjadi salah satu cara berkontribusi untuk membentuk ahli-ahli tambang muda Indonesia yang handal.

Jalannya program E-Coaching Jam ini memanfaatkan kemajuan teknologi internet dan telekomunikasi yang memberikan kemudahan untuk mengakses informasi melalui berbagai perangkat mobile seperti laptop dan smartphone di manapun dan kapanpun. Minimal satu kali setahun E-Coaching Jam memfasilitasi temu darat agar pembimbing dan peserta dapat semakin mengintensifkan proses berbagi ilmu dan pengalaman dalam satu forum bersama.

Acara ini merupakan kali kedua Tambang Emas Martabe memfasilitasi komunikasi tatap muka langsung antara mahasiswa pertambangan Sumatera Utara dan praktisi tambang dari Tambang Emas Martabe beserta pembicara dari kementrian terkait. Sebelumnya Temu ECJ diselenggarakan tiap minggu selama penyelenggaraan Pekan Raya Sumatra Utara yang lalu (15 Maret – 15 April 2014).

Dalam temu itu, berbagai topik dasar di sekitar pengelolaan tambang bertanggung jawab dalam bidang lingkungan hidup, hubungan kemasyarakatan, pengolahan bijih emas dan perak, geologi, penambangan, dan Sumber Daya Manusia telah didiskusikan bersama. Diskusi pembelajaran selanjutnya dengan masing-masing pembimbing diteruskan melalui komunikasi dunia maya.

Senior Manajer Komunikasi Korporat G-Resources Tambang Emas Martabe, Katarina Hardono menyampaikan, E-Coaching Jam merupakan sarana bagi Tambang Emas Martabe untuk berbagi pengetahuan dan keterampilan praktik nyata pengelolaan tambang.

“Ini sekaligus dimaksudkan untuk menjembatani kebutuhan para mahasiswa pertambangan memperoleh pemahaman dan keahlian praktis-aplikatif di dunia kerja agar mereka dapat memilih dan memasuki dunia kerja dengan persiapan yang baik,” kata Katarina dalam keterangan pers, Selasa (16/12).

Tambang Emas Martabe terletak di sisi barat pulau Sumatera, Kecamatan Batang Toru, Propinsi Sumatera Utara, dengan luas wilayah 1.639 km2, di bawah Kontrak Karya generasi keenam ("CoW") yang ditandatangani April 1997. Tambang Emas Martabe kini telah memiliki sumberdaya 8,1 juta ounce emas dan 73,8 juta ounce perak dan mulai berproduksi penuh pada awal 2013, dengan kapasitas per tahun sebesar 250.000 ounce emas dan 2-3 juta ounce perak berbiaya rendah.

Pemegang saham Tambang Emas Martabe adalah G-Resources Group Ltd sebesar sembilanpuluh lima persen, dan pemegang 5 persen saham lainnya adalah PT Artha Nugraha Agung, yang tujuhpuluh persen sahamnya dimiliki Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan dan 30 persen dimiliki oleh Pemerintah Propinsi Sumatra Utara.

Artikel Terkait

DSI Lengkapi Jajaran Komisaris dan Direksi, Jalankan Mandat Ekspor SDA Strategis

DSI Lengkapi Jajaran Komisaris dan Direksi, Jalankan Mandat Ekspor SDA Strategis

Jakarta, TAMBANG – PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI kini memiliki jajaran Komisaris dan Direksi lengkap untuk mendukung pelaksanaan mandatnya dalam tata kelola ekspor komoditas strategis Indonesia. Dewan Komisaris DSI dipimpin Komisaris Utama Cipung Noer, bersama Tony Wenas, Prof. Mari Elka Pangestu, dan Harold Tjiptadjaja sebagai Komisaris. Jajaran tersebut memiliki

By Rian Wahyuddin
DSI Petakan Ekspor USD14 Miliar, Potensi Optimalisasi Nilai Capai USD5 Miliar

DSI Petakan Ekspor USD14 Miliar, Potensi Optimalisasi Nilai Capai USD5 Miliar

Jakarta, TAMBANG – PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI mengumumkan kesiapan operasional dalam menjalankan mandat pengelolaan ekspor komoditas strategis Indonesia. Dalam waktu sedikit lebih dari dua bulan, DSI telah membangun visibilitas analitis terhadap sekitar 6.500 deklarasi ekspor dengan nilai lebih dari USD14 miliar. DSI dibentuk berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP)

By Rian Wahyuddin
SDM Unggul Jadi Kunci Hilirisasi dan Masa Depan Industri Minerba Menuju Indonesia Emas 2045

SDM Unggul Jadi Kunci Hilirisasi dan Masa Depan Industri Minerba Menuju Indonesia Emas 2045

Yogyakarta, TAMBANG – Penguatan sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu kunci utama dalam mendorong transformasi industri mineral dan batubara (minerba) menuju Indonesia Emas 2045. Hilirisasi, digitalisasi, transisi energi, dan tuntutan keberlanjutan membutuhkan tenaga profesional dengan kompetensi yang semakin beragam. Hal tersebut mengemuka dalam Seminar Nasional bertajuk “Mempersiapkan SDM Unggul, Inovatif,

By Rian Wahyuddin