Trakindo Raih Penghargaan

Trakindo Raih Penghargaan
Bari Hamami, Presiden Direktur Trakindo, menerima penghargaan Top Community Care Companies in Asia yang diserahkan oleh dewan juri The Asia Corporate Excellence & Sustainability Awards 2015 di Singapura.

Jakarta-TAMBANG. PT Trakindo Utama (Trakindo), penyedia solusi alat berat Caterpillar, meraih penghargaan berskala internasional The Asia Corporate Excellence & Sustainability Awards 2015 untuk kategori Top Community Care Companies in Asia yang diselenggarakan di Singapura. Penghargaan ini diraih karena program-program tanggung jawab sosial yang diterapkan oleh Trakindo secara berkelanjutan, dinilai telah berhasil mengembangkan dan berkontribusi signifikan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Bari Hamami, Presiden Direktur Trakindo, mengatakan, Trakindo berterima kasih atas dukungan dari seluruh pihak dalam menyukseskan program-program tanggung jawab sosial perusahaan. Menurutnya menjadi warga dunia usaha yang baik telah tertanam pada misi Trakindo dan menjadi pedoman bagi seluruh karyawan kami. Pilar-pilar kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan di Trakindo meliputi bidang Pendidikan, Lingkungan, Kesehatan dan Bantuan Kemanusiaan. Program-program ini tertuang dalam strategi Perusahaan yang diterapkan secara berkelanjutan dalam berbagai kebijakan di Trakindo.

โ€œBesar harapan kami dapat senantiasa memberikan kontribusi positif yang signifikan bagi seluruh masyarakat Indonesia,โ€ kata Bari dalam keterangan persnya, Selasa (17/11)

Pendidikan adalah salah satu pilar utama Trakindo dalam melakukan kegiatan tanggung jawab sosial; Trakindo menerapkan berbagai program untuk memajukan kualitas pendidikan nasional Indonesia yang berbasis karakter. Di bidang pendidikan dasar, Trakindo menjalankan program peningkatan kualitas pendidikan bagi 40 Sekolah Dasar Negeri yang tersebar di seluruh Indonesia. Program ini meliputi renovasi fisik sekolah, pelatihan guru, juga beasiswa. Hingga saat ini, 500 kelas telah direnovasi dan 13.000 siswa serta 1.000 guru telah memperoleh manfaat dari program ini.

Di tingkat pendidikan menengah dan tinggi, Trakindo memelopori pengembangan kurikulum alat berat yang telah disahkan menjadi kurikulum nasional di tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sejak tahun 1996. Trakindo juga menerapkan Trakindo Cooperative Program (Coop) bersama-sama dengan 15 institusi pendidikan di Indonesia (9 SMK dan 6 Politeknik) yang ditujukan untuk melahirkan generasi terampil dan berkarakter dalam bidang alat berat secara berkelanjutan. Sejak tahun 2000, telah terdapat lebih dari 3.000 lulusan bidang studi alat berat sebagai hasil dari program Coop.

Penghargaan Top Community Care Companies in Asia yang berhasil diraih Trakindo pada ajang The Asia Corporate Excellence & Sustainability Awards (ACES) kembali mencerminkan komitmen Perusahaan terhadap pengembangan masyarakat. ACES, yang diselenggarakan oleh MORS Group, merupakan ajang penghargaan tahunan prestisius terhadap berbagai perusahaan dan individu di Asia yang dinilai berhasil dalam penerapan kepemimpinan dan tanggung jawab sosial.

Artikel Terkait

Program Si Jame Perkuat Rantai Pasok Jahe Merah dan Buka Akses Pasar Petani Binaan CSR PAMA Indo

Program Si Jame Perkuat Rantai Pasok Jahe Merah dan Buka Akses Pasar Petani Binaan CSR PAMA Indo

Kutai Timur, TAMBANG โ€“ PT Pamapersada Nusantara (PAMA) Site INDO bersama Lembaga Pengembangan Bisnis (LPB) PAMA Bessai Berinta mengembangkan Program Sinergi Jahe Merah (Si Jame) untuk mendukung pertanian berkelanjutan sekaligus meningkatkan nilai ekonomi hasil panen petani. Melalui program CSR yang dimulai sejak 2025 ini, PAMA mendampingi petani di Desa Suka Rahmat,

By Rian Wahyuddin
Cipta Kridatama Perkuat Komitmen ESG, Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Bagikan 200 Paket Sembako di Kalsel

Cipta Kridatama Perkuat Komitmen ESG, Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Bagikan 200 Paket Sembako di Kalsel

Jakarta, TAMBANG โ€” PT Cipta Kridatama (CK) menggelar pemeriksaan kesehatan gratis dan membagikan 200 paket sembako kepada masyarakat di Kecamatan Sungai Loban, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Kegiatan ini menyasar warga dari 17 desa, terutama kelompok lanjut usia dan masyarakat yang memiliki keterbatasan akses terhadap fasilitas kesehatan. Kegiatan yang berlangsung di

By Rian Wahyuddin