2018, UT Banjir Permintaan dari Sektor Pertambangan

2018, UT Banjir Permintaan dari Sektor Pertambangan
Jakarta, TAMBANG – Permintaan industri pertambangan terhadap produk PT United Tractor mencapai 60-70 persen dari total permintaan di tahun 2017.   Sales Director  PT United Tractor (UT), Iman Nurwahyu, mengatakan, permintaan terhadap truk oleh industri pertambangan mendominasi dibanding logitik, transportasi dan penumpang. Menurutnya, ada korelasi antara alat berat dan kenaikan harga produk pertambanganterutama batu bara saat ini. Sehingga hal tersebut menambah permintaan kepada UT.   “Dari sektor pertambangan  untuk truk kenaikannya lebih dari separuhnya. Tahun 2017 dari 1500 unit, demand pertambangan atau katakanlah offroad mencapai 800 unit, jadi lebih dari separuhnya. Dan itu benar di treager oleh harga komoditi, terutama dengan kenaikan harga batu bara,” kata Iman  Nurwahyu, saat konferensi  pers PT United Tractor di Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2018, di Jakarta Cnvention Centre (JCC) Senayan, Kamis (1/3).   Kenaikan permintaan yang sama tahun 2018 ini, juga berimbas meningkatnya permintaan terhadap alat berat kontruksi Komatsu. Tahun  2017 tercatat permintaan sebesar 500 unit, kini naik menjadi 1400 unit.   “Trendnya sudah kelihatan sejak awal tahun, naik tiga kali lipat,” tukasnya.   Permintaan yang tinggi ini tidak dikhawatirkan oleh UT. Iwan menegaskan, UT dalam kondisi siap menghadapi tingginya permintaan, sehingga suplai terhadap permintaan tidak akan terhambat.   “Demand naik ya, bisnis kami kuat ya, dan kami ready, saya ingin memberikan kayakinan kami dalam posisi siap menghadapi tingginya permintaan,” jelasnya   Sementara itu, dalam pameran GIICOMVEC 2018 ini, UT manmpilkan tiga produk unggulan yaitu UD Trucks  Quester, Scania Trucks dan Scania Bus. UT juga bersiap meluncurkan 1000 unit truk  terbaru kombinasi onroad dan offroad  di tahun 2018, dan 300 unit bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Transjakarta.   UD Trucks Quester  dengan aplikasi unit meliputi mixer truck, dump truck, head tractor dan cargo truck yang disiapkan yaitu UD Trucks Quester CWE280 Mixer Trucks dan UD Trucks GWE280 Tractor Head. Kemudian Scania Trucks untuk sektor logistic menarik trailer tipe flatbed atau lowbed, terdiri dari P360LA-6×2 Head Trucks dan Scania Trucks-8×4 Heavy Tipper. Sementara bus dengan kapasita 36-62 penumpang yaitu, Scania bis K410IB-6×2, Bus AKAP.   “Kami siap dalam hal suplai. Kami mendukung visi nasional untuk emnjadikan industry transportasi barang dan penumpang pebih efisien, ramah lingkungan, aman dan nyaman. Serta pelayanan purnajual kendaraan komersial terdepan di tiap kelasnya,” kata Marketing Director UT, Loudy Irwanto ELlias.  

Artikel Terkait

Enlit Asia dan MKI Electricity Connect 2026 Hadirkan 280+ Perusahaan Global

Enlit Asia dan MKI Electricity Connect 2026 Hadirkan 280+ Perusahaan Global

Jakarta, TAMBANG – Sektor ketenagalistrikan Indonesia tengah memasuki fase transformasi yang penting. Peningkatan permintaan listrik, integrasi energi terbarukan, modernisasi jaringan, digitalisasi, serta meningkatnya kebutuhan listrik dari sektor industri dan pusat data mendorong kebutuhan akan sistem ketenagalistrikan yang semakin andal, fleksibel, dan tangguh. Dalam konteks tersebut, Enlit Asia dan MKI Electricity Connect

By Rian Wahyuddin
Bos Perminas Buka-Bukaan Tantangan Pengembangan Logam Tanah Jarang di Dalam Negeri

Bos Perminas Buka-Bukaan Tantangan Pengembangan Logam Tanah Jarang di Dalam Negeri

Jakarta, TAMBANG – Presiden Direktur PT Perusahaan Mineral Nasional (Perminas), Gilarsi Wahju Setijono mengungkap sejumlah tantangan pengembangan komoditas logam tanah jarang (LTJ) di dalam negeri. Saat ini, Perminas sudah mendapatkan Izin Usaha Pertambangan (IUP) LTJ eksplorasi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Mamuju, Sulawesi Barat. Kata Gilarsi, tantangan

By Rian Wahyuddin