ESDM Tetapkan HMA Nikel USD12.425

ESDM Tetapkan HMA Nikel USD12.425
Jakarta, TAMBANG – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tetapkan Harga Mineral Acuan (HMA) dan Harga Batubara Acuan (HBA) Bulan Februari 2018 untuk 20 jenis mineral logam yang dituangkan dalam Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM Nomor 407 K/32/MEM/2018.   Kepmen yang ditandatangani Menteri ESDM Ignasius Jonan pada 5 Februari 2018 itu, disusun untuk melaksanakan ketentuan pasal 6 pada Permen ESDM Nomor 44 Tahun 2017 tentang Perubahan Atas Permen Nomor 7 Tahun 2017 tentang Tata Cara Penetapan Harga Patokan Penjualan Mineral Logam dan Batubara.   HMA adalah salah satu variabel dalam menentukan Harga Patokan Mineral (HPM) logam, berdasarkan formula yang diatur dalam Kepmen ESDM Nomor 2946 K/30/MEM/2017 tentang Formula Untuk Penetapan Harga Patokan Mineral Logam.   Di pasal 6 Peraturan Menteri Nomor 44 Tahun 2017, HMA ini menjadi salah satu variabel untuk menentukan HPM. Variabel penentuan HPM logam lainnya adalah nilai atau kadar mineral logam, konstanta, corrective factor, treatment cost, refining charges, dan payable metal.   “Besaran HMA ditetapkan oleh Menteri ESDM setiap bulan dan mengacu pada publikasi harga mineral logam pada index dunia, antara lain oleh London Metal Exchange, London Bullion Market Association, Asian Metal dan Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX), ” tulis keterangan resmi Kementerian ESDM, Rabu (7/2).   Harga Mineral Acuan (HMA) Logam untuk bulan Februari 2018 yang sudah ditetapkan yaitu: 1. Nikel USD12.425,75/dmt 2. Kobalt USD76.075,00/dmt 3. Timbal USD2.552,03/dmt 4. Seng USD3.363,70/dmt 5. Aluminium USD2.194,93/dmt 6. Tembaga USD7.095,83/dmt 7. Emas sebagai mineral ikutan USD1.309,96/ounce 8. Perak sebagai mineral ikutan USD16,92/ounce 9. Ingot timah Pb 300 sesuai harga ingot timah yang dipublikasikan ICDX pada hari penjualan 10. Ingot timah Pb 200 sesuai harga ingot timah yang dipublikasikan ICDX pada hari penjualan 11. Ingot timah Pb 100 sesuai harga ingot timah yang dipublikasikan ICDX pada hari penjualan 12. Ingot timah Pb 050 sesuai harga ingot timah yang dipublikasikan ICDX pada hari penjualan 13. Ingot timah 4NINE sesuai harga ingot timah yang dipublikasikan ICDX pada hari penjualan 14. Logam emas sesuai harga logam emas di London Bullion Market Association (LBMA) pada hari penjualan 15. Logam perak mengikuti harga logam perak di London Bullion Market Association (LBMA) pada hari penjualan 16. Mangan USD 5,30/dmt 17. Bijih besi laterit/hematit/magnetit USD 0,93/dmt 18. Bijih krom USD 3,46/dmt 19. Konsentrat Ilmenit USD 3,82/dmt 20. Konsentrat Titanium USD 10,59/dmt   Besaran HMA ditetapkan oleh Menteri ESDM setiap bulan. Sementara, Formula HPM Logam dapat ditinjau kembali secara berkala setiap enam bulan atau sewaktu-waktu apabila diperlukan.

Artikel Terkait

PERTAMISI Dorong Penyesuaian Spesifikasi Ekspor, Kepastian HPM, Tata Kelola dan Percepatan Hilirisasi Silika

PERTAMISI Dorong Penyesuaian Spesifikasi Ekspor, Kepastian HPM, Tata Kelola dan Percepatan Hilirisasi Silika

Jakarta, TAMBANG – Besarnya potensi silika Indonesia belum sepenuhnya berbanding lurus dengan pemanfaatannya. Kepastian harga, klasifikasi komoditas, spesifikasi ekspor, hingga persoalan perizinan masih menjadi tantangan dalam mendorong pengembangan industri silika dari hulu hingga hilir. Persoalan tersebut menjadi pembahasan dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Dialog Silika Indonesia: Harga Patokan Mineral Silika

By Rian Wahyuddin
PGN Siap Jadi Offtaker dan Transporter Biomethane yang Dikembangkan Toyota dan KIS

PGN Siap Jadi Offtaker dan Transporter Biomethane yang Dikembangkan Toyota dan KIS

Jakarta,TAMBANG,- Pengembangan biomethane yang memanfaatkan limbah pabrik kelapa sawit di Sumatera Selatan kini mulai mendekati tahap akhir pengembangan. PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) berkolaborasi Toyota Tsusho Indonesia (TTI) dan PT KIS Biofuels Indonesia (KIS) untuk mengoptimasi pemanfaatan biomethane tersebut dalam rangka memastikan kesediaan pasokan energi domestik masa

By Egenius Soda
PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Perkuat Pasokan dan Kepastian Operasional

PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Perkuat Pasokan dan Kepastian Operasional

Jakarta,TAMBANG,- Perusahaan tambang batubara plat merah, PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) mempersiapkan operasional yang andal dalam menjaga keberlanjutan produksi. Perencanaan tersebut mempertimbangkan persetujuan pemerintah, prioritas kebutuhan domestik, serta dinamika pasar ekspor di tengah transisi energi. Direktur Utama PTBA, Bambang Ismawan, mengatakan perusahaan tetap berada pada jalur yang tepat

By Egenius Soda