Suko Hartono, Dirut Pertagas yang Baru

Suko Hartono, Dirut Pertagas yang Baru
Jakarta-TAMBANG. PT Pertamina Gas,Anak perusahaan PT Pertamina (Persero) menunjuk Suko Hartono sebagai Direktur Utama. Ia menggantikan Toto Nugroho yang sejak bulan lalu ditunjuk sebagai Senior Vice President Integrated Supply Chain PT Pertamina (Persero). Menariknya anak usaha yang fokus pada infrastruktur dan niaga gas ini mengangkat direktur utama yang berasal dari luar lingkungan Pertamina Group. Ia dikukuhkan oleh Komisaris Utama Pertagas, Yenni Andayani pada Senin (17/7) Pria kelahiran Madiun, 48 tahun silam ‎tercatat sudah 20 tahun ‎mengabdi di PGN. Berbagai penugasan sudah pernah diemban lulusan Teknik Kimia ITB ini ‎sepanjang karirnya di PGN, seperti General Manager SBU Distribusi Wilayah I Jawa Bagian Barat serta penugasan di lingkungan anak perusahaan PGN. ‎Penunjukan Suko menurut Direktur Gas Pertamina sekaligus juga Komisaris Utama Pertagas, Yenni Andayani, bukanlah tanpa pertimbangan matang. ‎”Tidak hanya mempertimbangkan sisi korporasi, tapi ‎juga sudah melihat kepentingan masa depan bisnis gas nasional,” ujar Yenni, saat memberikan sambutan pada acara pengukuhan Dirut Pertagas. ‎ Dalam kesempatan ‎tersebut, Yenni berharap sosok Suko juga bisa memberikan jalan yang lebih lebar lagi bagi terbangunnya sinergi yang selama ini terjalin dengan PGN. “Khususnya dalam sinergi holding BUMN Migas diharapkan bisa lebih baik lagi‎,” ujarnya. Ucapan terima kasih kepada manajemen PT PGN yang secara suka rela melepaskan Suko disampaikan langsung oleh Yenni kepada Jobi Triananda Hasjim, Direktur Utama PGN serta Gigih Prakoso, Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PGN yang juga hadir dalam acara pengukuhan. “Ini menjadi sejarah baru perjalanan Pertagas,” ujar Yenni. ‎ Ini menjadi sejarah baru dalam pengangkatan jajaran eksekutif anak perusahaan dari luar Pertamina Group ini, masih menurut Yenni, diharapkan menjadi awal yang baik dalam membangun Pertamina yang lebih baik lagi ke depannya. “Untuk itu, saya harapkan dukungannya dari seluruh insan Pertagas‎,” ujarnya. Atas amanah yang dipercayakan tersebut, ‎Suko bertekad menjalankan dengan sebaik-baiknya. ‎”Dengan dukungan penuh dari Pertamina (Persero) serta seluruh insan Pertagas InsyaAllah saya akan berusaha membawa Pertagas tumbuh lebih baik lagi,” ujarnya. Berbagai kebijakan serta ‎program yang sudah berjalan dengan baik, Suko berjanji akan dilanjutkan di masa kepemimpinannya. “Saya akan selaraskan dengan visi dan misi Pertamina (Persero),”ungkapnya. Menyelesaikan berbagai proyek pipa baru, mengoptimalkan ruas pipa eksisting, serta menjalankan operation excelent dengan menjunjung tinggi aspek HSE, akan menjadi beberapa fokus awal Suko menahkodai Pertagas. “Ke depan, kami juga akan lebih mempererat lagi hubungan dengan seluruh stakeholder Pertagas,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Jakarta, TAMBANG – Industri pertambangan batu bara di Kalimantan Tengah (Kalteng) tengah menghadapi gangguan akibat kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut berdampak terhadap pengangkutan batu bara melalui Sungai Barito, sekaligus mengancam pemenuhan kewajiban Domestic Market Obligation (DMO). Ketua Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) Kalteng, Handry Mardam, mengatakan Sungai

By Rian Wahyuddin
Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Jakarta, TAMBANG – Pasokan batu bara untuk industri semen mengalami kendala akibat gangguan pengiriman di sejumlah wilayah. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM tengah mencari sumber pasokan alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait berkurangnya pasokan

By Rian Wahyuddin
Tekan Ketergantungan pada Impor, Pertamina Lubricants Luncurkan Katalis FCC/RFCC untuk Efisiensi Kilang

Tekan Ketergantungan pada Impor, Pertamina Lubricants Luncurkan Katalis FCC/RFCC untuk Efisiensi Kilang

Jakarta,TAMBANG,- Demi mengurangi ketergantungan impor dan mewujudkan kemandirian teknologi energi nasional,  PT Pertamina Lubricants (PTPL) bersama PT Pertamina (Persero) meluncurkan katalis. Produk ini merupakan hasil pengembangan kolaborasi antar riset Pertamina Group, yakni Fluid Catalytic Cracking (FCC), Residue Catalytic Cracking (RCC), dan Residue Fluid Catalytic Cracking (RFCC).  Dijelaskan pula bahwa

By Egenius Soda