10 Negara Ini Jadi Produsen Bauksit Terbesar di Dunia, Indonesia Masuk?

10 Negara Ini Jadi Produsen Bauksit Terbesar di Dunia, Indonesia Masuk?

Jakarta, TAMBANG – Pemerintah Indonesia resmi melarang ekspor bijih bauksit per tanggal 10 Juni kemarin. Kebijakan ini sejalan dengan amanat Undang-undang nomor 3 tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara.

Dalam pasal 170 A dijelaskan bahwa perusahaan hanya boleh mengekspor produk mineral tertentu yang belum dimurnikan dalam jumlah tertentu dengan jangka waktu paling lama 3 tahun sejak UU ini berlaku.

Berikut ini 10 negara produsen bijih bauksit terbesar di dunia berdasarkan data US Geological Survey (USGS) pada tahun 2021:

  1. Australia. Produksi: 110 juta metrik ton
  2. China. Produksi: 86 juta metrik ton
  3. Guinea. Produksi: 86 juta metrik ton
  4. Brasil. Produksi: 32 juta metrik ton
  5. India. Produksi: 22 juta metrik ton
  6. Indonesia. Produksi: 18 juta metrik ton
  7. Rusia. Produksi: 6,2 juta metrik ton
  8. Jamaika. Produksi: 5,8 juta metrik ton
  9. Kazakhstan. Produksi: 5,2 juta metrik ton
  10. Arab Saudi. Produksi: 4,3 juta metrik ton
Menurut Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), sebetulnya Indonesia saat ini mampu memproduksi bijih bauksit sebesar 30 juta metrik ton per tahun. Jumlah yang terserap untuk diolah menjadi alumina mencapai 14 juta metrik ton per tahun. Dengan kapasitas produksi yang cukup signifkan tersebut, RI bisa saja menyalip India dan bersaing dengan Brasil yang saat ini menempati posisi ke 4 penghasil bauksit terbesar dunia.

Artikel Terkait

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Jakarta, TAMBANG — PT Multi Power Adi Tama (Multi Power Group) memperkuat komitmennya sebagai mitra solusi efisiensi bagi industri alat berat melalui pendekatan bisnis yang berorientasi pada kebutuhan operasional pelanggan. Perusahaan tidak hanya menawarkan produk, tetapi juga membantu pelanggan menentukan solusi yang sesuai dengan karakter pekerjaan, target performa, dan kemampuan anggaran.

By Rian Wahyuddin
Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Jakarta, TAMBANG – Industri pertambangan batu bara di Kalimantan Tengah (Kalteng) tengah menghadapi gangguan akibat kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut berdampak terhadap pengangkutan batu bara melalui Sungai Barito, sekaligus mengancam pemenuhan kewajiban Domestic Market Obligation (DMO). Ketua Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) Kalteng, Handry Mardam, mengatakan Sungai

By Rian Wahyuddin
Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Jakarta, TAMBANG – Pasokan batu bara untuk industri semen mengalami kendala akibat gangguan pengiriman di sejumlah wilayah. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM tengah mencari sumber pasokan alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait berkurangnya pasokan

By Rian Wahyuddin