Uji Laboratorium dan Sosialisasi Jadi Kendala Peluncuran Pertalite

Uji Laboratorium dan Sosialisasi Jadi Kendala Peluncuran Pertalite
Jakarta-TAMBANG. Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Dwi Soetjipto mengakui produk BBM baru mereka, Pertalite belum akan diluncurkan dalam waktu dekat ini. Menurut Dwi, selain harus mempersiapkan uji laboratorium, lapangan, dan sosialisasi, pihaknya juga harus menemui komisi VII untuk menyosialisasikannya.   Saat ini pihaknya tengah melakukan pengkajian baik uji laboratorium dan juga uji lapangan. Pertamina juga masih harus mengurus perizinan untuk produk BBM beroktan 90 itu.   “Tentu saja yang terakhir kami butuh waktu, termasuk stakeholder yang lain, pada parlemen, dan pada pemerintah,” kata Dwi di Jakarta, Rabu (13/5).   Pertamina perlu menyosialisasikan Pertalite ke pemerintah dan parlemen karena bahan bakar minyak (BBM) yang dijual pasti akan berdampak pada ekonomi nasional. “Kalau itu semua sudah, baru kami sampaikan kepada masyarakat,” ucap Dwi.   Mantan bos Semen Indonesia itu memang pernah mengisyaratkan bahwa Pertalite batal diluncurkan Mei ini. Rencana peluncuran itu juga sangat kontroversial. Tak sedikit pihak yang beranggapan bahwa Pertalite diluncurkan untuk lambat-laun menghilangkan Premium.   Penghapusan Premium memang menjadi salah satu rekomendasi dari Tim Reformasi Tata Kelola Minyak dan Gas Bumi yang menganggap pengadaan premium lebih banyak mudaratnya ketimbang manfaat.

Artikel Terkait

Pemerintah Tegaskan Ekspor Mineral Ikutan Tetap Berjalan, Kajian Logam Tanah Jarang Disiapkan

Pemerintah Tegaskan Ekspor Mineral Ikutan Tetap Berjalan, Kajian Logam Tanah Jarang Disiapkan

Jakarta, TAMBANG – Pemerintah menegaskan bahwa pelaksanaan ekspor produk pertambangan beserta turunannya tetap mengacu pada ketentuan yang berlaku dan tidak dimaksudkan untuk menghambat ekspor mineral ikutan, termasuk potensi Logam Tanah Jarang (LTJ) yang terkandung dalam komoditas tambang utama. Penegasan tersebut menjadi salah satu hasil rapat koordinasi lintas kementerian yang membahas implementasi

By Rian Wahyuddin