Tuah Turangga Agung Bidik Produksi Batu Bara 12 Juta Ton pada Tahun 2024

Tuah Turangga Agung
Sumber: PT United Tractors Tbk (UNTR).

Jakarta, TAMBANG – PT Tuah Turangga Agung (TTA) atau Turangga Resources menargetkan produksi batu bara sebesar 12 juta ton pada tahun 2024. Turangga Resources merupakan induk pertambangan batu bara PT United Tractors Tbk (UNTR).

“Targetnya sekitar 12 juta ton,” ungkap Direktur UNTR, Iwan Hadiantoro usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), di Jakarta (24/4).

Dari target tersebut, sebesar 2,5 juta batu bara dialokasikan untuk segmen penjualan. Batu bara TTA diproduksi dari tiga anak usahanya yaitu PT Asmin Bara Bronang (ABB), PT Telen Orbit Prima (TOP) dan PT Suprabari Mapanindo Mineral.

“(Dari target produksi batu bara) 12 juta ton tersebut termasuk trading bisnis kita, mungkin sekitar 2,5 juta ton. Produksinya kurangi saja 12 juta-2,5 juta, sekitar 9,5 juta ton,” imbuh Iwan.

Dia menjelaskan, batu bara yang diproduksi TTA dialokasikan untuk kebutuhan domestik market obligation (DMO) sebesar 25 persen dan sisanya sebesar 75 persen untuk kebutuhan ekspor.

“Kita pasti akan memenuhi kebutuhan DMO, jadi sekitar 25 persen itu kita usahakan untuk market domestik dan 75 persennya untuk international market,” tuturnya.

Di pasar domestik, batu bara Tuah Turangga Agung dialokasikan untuk menyuplai kelistrikan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) PT PLN Persero dan Independent Power Producer (IPP). Salah satu PLTU IPP yang batu baranya disuplai TTA adalah PLTU Tanjung Jati B di Jepara, Jawa Tengah.

“(Serapan batu baranya untuk PLTU?) Kebanyakan iya, PLTU PLN maupun IPP. IPP kita suplai. Jadi dari 25 persen itu, 1,5 jutanya untuk IPP Tanjung Jati, sisanya PLN,” terang Iwan.

Kebutuhan batu bara PLTU Tanjung Jati B bisa mencapai 24 ribu ton per hari. PLTU ini memiliki kapasitas sebesar 4X710 megawatt (MW) dan menyumbang sekitar 10 persen pada pasokan listrik Jawa dan Bali.

TTA sendiri memproduksi batu bara kualitas menengah dan kualitas tinggi dari ketiga anak perusahaannya yaitu PT Asmin Bara Bronang (ABB), PT Telen Orbit Prima (TOP) dan PT Suprabari Mapanindo Mineral. Dari segi kegunaannya, batu bara yang dihasilkan TTA terdiri dari batu bara thermal dan batu bara kokas. 

Artikel Terkait

United Tractors Borong 5 Penghargaan Eco-Tech Pioneer and Sustainability Awards 2026

United Tractors Borong 5 Penghargaan Eco-Tech Pioneer and Sustainability Awards 2026

Jakarta, TAMBANG - PT United Tractors Tbk (UT) menerima 5 penghargaan dalam ajang Eco-Tech Pioneer and Sustainability Awards (EPSA) 2026 yang diselenggarakan oleh Universitas Diponegoro di Semarang, Jawa Tengah. Penghargaan ini diberikan atas berbagai inisiatif UT dalam mendorong inovasi, menjaga lingkungan, serta memberikan kontribusi bagi masyarakat. Adapun lima penghargaan yang

By Rian Wahyuddin
ASPEBINDO Dorong Kolaborasi Percepat Pengembangan Bioenergi di Indonesia

ASPEBINDO Dorong Kolaborasi Percepat Pengembangan Bioenergi di Indonesia

Jakarta, TAMBANG – Asosiasi Pengusaha Batubara dan Energi Indonesia (ASPEBINDO) mendorong penguatan jejaring dan kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat pengembangan bioenergi di Indonesia. Upaya tersebut menjadi salah satu fokus yang mengemuka dalam Bioenergy Summit 2026 yang digelar ASPEBINDO, Rabu (26/8). Ketua Umum ASPEBINDO, Anggawira mengatakan, pengembangan energi terbarukan membutuhkan sinergi

By Rian Wahyuddin