Mineral
Mineral
Komoditi
Jakarta-TAMBANG. Harga tembaga di bursa CMX Commodity Exchanges untuk kontrak September melemah 1,24% ke level US$259,85 per pound pada pukul 07:33 WIB pagi ini setelah pekan lalu sempat menguat. Pelemahan tembaga, bersamaan dengan penolakan masyarakat Yunani untuk pengetatan seperti yang diinginkan kreditor. Pengetatan itu menjadi syarat,
Mineral
Mineral
Jakarta-TAMBANG. Kementerian Perdagangan mengumumkan bahwa Harga Patokan Ekspor (HPE) produk pertambangan yang dikenakan Bea Keluar (BK) untuk periode Juli 2015 mengalami penurunan. Hal tersebut terjadi akibat fluktuasi harga internasional. Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri, Partogi Pangaribuan mengatakan, HPE produk pertambangan kembali mengalami penurunan. Fluktuasi harga internasional menyebabkan turunnya HPE produk
Mineral
Jakarta-TAMBANG. PT Freeport Indonesia (PTFI) mengaku tetap berkomitmen untuk terus berperan dalam pembangunan ekonomi di tanah Papua seiring dengan akan diperolehnya jaminan kelanjutan operasinya di Papua pasca 2021. Hal tersebut disampaikan Chairman of the Board Freeport-McMoRan Inc. (FCX) James R. Moffett didampingi Presiden Direktur PT Freeport Indonesia (PTFI) Maroef Sjamsoeddin
Mineral
Mineral
Mineral
Jakarta – TAMBANG. PT Central Omega Resources, Tbk (DKFT) mendapatkan dana pinjaman untuk proyek pembangunan pabrik pengolahan (smelter) nikel yang digarapnya. Utang yang didapat dari PT Bank Panin, Tbk senilai US$ 25 juta itu adalah dalam bentuk fasilitas Sight Letter of Credit. “Fasilitas ini didukung dengan jaminan perusahaan (corporate guarantee) perseroan,
Mineral
Jakarta-TAMBANG. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mengklaim siap membeli hasil tambang timah yang dikelola rakyat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. “BUMD dan koperasi akan membeli bijih timah rakyat sebagai kontrol pemasukan dan pengeluaran timah yang dilakukan masyarakat,” kata Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Rustam Effendi, Selasa (30/6) seperti
Mineral
Jakarta – TAMBANG. Mendapat kesempatan untuk kembali melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Bukaka Teknik Utama, Tbk (BUKK), berencana bangun pabrik pengolahan (smelter) feronikel. Investasi senilai Rp 400 miliar disiapkan untuk pendirian smelter yang berlokasi Palopo, Sulawesi Selatan. “Rencananya smelter tersebut bisa memproduksi 2.760 ton feronikel. Untuk bahan baku
Mineral
Mineral