Rp930 Miliar, Geothermal Lampaui Target PNBP Tahun 2017

Rp930 Miliar, Geothermal Lampaui Target PNBP Tahun 2017
Yunus Saefulhak (batik kuning, red) bergeser posisi dari Direktur Panas Bumi DItjen EBTKE ke posisi Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Ketenagalistrikan, Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi
Dirjen EBTKE Kementerian ESDM Rida Mulyana saat konfrensi pers di Kantor Ditjen EBTKE, Rabu (27/12)

Jakarta, TAMBANG – Sektor energi panas bumi (Geothermal) berhasil melampau target Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) tahun 2017. Sektor ini berhasil menyerap PNBP Rp930 miliar, lebih tinggi dari target yang ditetapkan sebesar Rp650 miliar tahun 2017.

Direktur Jenderal (Dirjen) Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Rida Mulyana, mengatakan, capaian melebihi target Rp650 miliar ini didongkrak oleh berjalannya produksi beberapa Wilayah Kerja Pertambangan (WKP) pada tahun 2017 ini. Juga penerimaan iuran tetap eksplorasi, iuran tetap produksi, royalti produksi dan bonus produksi panas bumi.

“Sebenarnya PNBP tahun 2017 ini mencapai Rp1,4 triliun, namun karena ada beberapa poin biaya seperti PPh reimbusment dan lainnya, sehingga terkurangi menjadi Rp930 miliar PNBP pada tahun 2017. Berjalannya produksi maka naik pula penerimaan PNBP nya” kata Rida, kepada wartawan saat konfrensi pers di kantor Dirtjen EBTKE, Rabu (27/12).

Pada tahun 2018 menurutnya, berdasarkan rapat dengan DPR RI, target PNBP naik Rp30 miliar menjadi Rp680 milar. “Ada kenaikan yang ditargetkan oleh DPR RI pada tahun 2018 nanti,” tukasnya.

Selain itu, total investasi panas bumi sepanjang tahun 2017 sebesar USD1,043 miliar atau setara dengan Rp13,5 triliun. Sektor panas bumi menjadi penyumbang investasi terbesar dari semua sektor energi terbarukan pada tahun 2017 sebesar Rp17,66 triliun.

Hanya saja berbeda dengan capain target PNBP. Pada pencapain target investasi semua sektor energi terbarukan di tahun 2017 tidak mencapai target investasi sebesar RP21,06 triliun. “Untuk tahun 2018, target investasi sektor energi terbarukan sebesar Rp32 triliun,” tuturnya.

Sementara itu, menurut Direktur Panas Bumi EBTKE, Yunus Saefulhak, mengatakan, tahun 2018, rencana akan dilakukan pengeboran sebanyak 50 lubang panas bumi yang dikelola oleh PLN dan badan usaha lainnya.

“Rencana pengeboran 50 lubang panas bumi, tapi biasanya akan turun menjadi 30 lubang karena waktu yang sedikit, biasanya mundur. Termasuk PLTPB Baturraden yang rencanya pada tahun 2018 direncanakan sebanyak dua lubang hingga Mei 2018. Satu nilai investasi per lubang sebesar USD7 juta,” kata Yunus Saefulhak.

Artikel Terkait

Bahlil Pastikan Pasokan BBM Aman, Pertamina Diminta Tambah Armada Perkuat Distribusi ke Daerah

Bahlil Pastikan Pasokan BBM Aman, Pertamina Diminta Tambah Armada Perkuat Distribusi ke Daerah

Jakarta, TAMBANG – Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi (Menko Hiltrans) sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia memastikan cadangan bahan bakar minyak (BBM) nasional dalam kondisi aman. Pemerintah kini memusatkan perhatian pada perbaikan jalur distribusi ke berbagai daerah, termasuk Kalimantan, Sulawesi, dan Sumatera. Hal itu disampaikan

By Rian Wahyuddin
PAMA Perkuat Edukasi Gizi Keluarga untuk Dukung Tumbuh Kembang Balita di Jatinegara

PAMA Perkuat Edukasi Gizi Keluarga untuk Dukung Tumbuh Kembang Balita di Jatinegara

Jakarta, TAMBANG – PT Pamapersada Nusantara (PAMA) melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) terus berkomitmen mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pelatihan Ibu Balita bertema “Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Status Gizi Masyarakat melalui Pendekatan Keluarga” di Kelurahan Jatinegara, Jakarta. Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Peak

By Rian Wahyuddin