Rio Tinto Gandeng Volvo Group Gunakan Angkutan Rendah Karbon Di Operasi Tambangnya

Rio Tinto

Jakarta,TAMBANG,- Perusahaan tambang papan atas, Rio Tinto telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Volvo Group. Keduanya bersepakat untuk menciptakan kemitraan strategis di mana Rio akan memasok produk dan solusi rendah karbon yang dari Volvo Group. Kedua perusahaan ini akan bekerja untuk mengurangi karbon dalam kegiatan operasi Rio Tinto melalui uji coba kendaraan otonom berkelanjutan dari Volvo Group sebagai solusi pengangkutan.

Kemitraan ini akan memungkinkan Rio Tinto, perusahaan pertambangan dan logam global terkemuka dalam memajukan komitmen keberlanjutan dalam operasi dan rantai pasokannya. Hal ini juga akan mendukung Volvo Group, salah satu penyedia transportasi dan infrastruktur terbesar di dunia, dalam ambisinya menuju masa depan yang bersih. Kemitraan ini bertujuan untuk mengamankan pasokan bahan termasuk lithium, aluminium rendah karbon, tembaga, dan logam.

“Kami berharap dapat bermitra dengan Volvo untuk memajukan kontribusi kami ke masa depan yang bersih, karena kami berkolaborasi untuk memberikan hasil yang berkelanjutan dari tambang. Kami akan bekerja sama untuk mendukung dekarbonisasi operasi Rio Tinto dan mengirimkan bahan rendah karbon untuk digunakan dalam rangkaian produk inovatif Volvo, termasuk kendaraan listrik dan otonom.”terang Chief Executive Rio Tinto Jakob Stausholm.

Sementara Presiden dan Chief Executive Officer Volvo Martin Lundstedt mengatakan pihaknya sangat ingin bermitra dengan Rio Tinto. “Kolaborasi sejati yang bertujuan untuk mempercepat ambisi kami menuju masa depan yang bebas fosil dan bebas karbon. Dengan menangani rantai nilai yang penuh, mulai dari penggunaan bahan rendah karbon dalam produk kami, hingga menyediakan solusi pengangkutan otonom yang berkelanjutan kepada pelanggan, kami dapat berkontribusi untuk masa depan yang lebih baik dan lebih berkelanjutan.”tandas Martin.

Perusahaan akan bekerja sama dalam memperkuat pasokan bahan rendah karbon yang bersumber secara kegiatan yang bertanggung jawab seperti aluminium RenewAlTM, aluminium yang diproduksi menggunakan teknologi peleburan nol karbon ELYSISTM, aluminium bersertifikat Aluminium Stewardship Initiative (ASI) dan tembaga bersertifikat Copper Mark. Juga mengeksplorasi pengembangan produk peluang seperti pasokan lithium untuk baterai.

Sebagaimana diketahui, Solusi Otonom Volvo adalah solusi pengangkutan otonom yang ditawarkan oleh Volvo Autonomous Solutions didasarkan pada Transport as a Service (TaaS) dan mencakup kendaraan yang dibuat khusus untuk bergerak secara otonom, pengemudi virtual, infrastruktur yang diperlukan, dukungan operasi dan waktu operasional, serta solusi cloud yang mengontrol sistem transportasi dan mengelola arus logistik. Solusi yang dikembangkan oleh Volvo Autonomous Solutions dibuat khusus untuk kebutuhan setiap pelanggan dan dimaksudkan untuk membuat operasi mereka lebih aman, produktif, dan berkelanjutan.

Artikel Terkait

BIPI Lanjutkan Rencana Divestasi Anak Usaha Sektor Batubara

BIPI Lanjutkan Rencana Divestasi Anak Usaha Sektor Batubara

Jakarta,TAMBANG,- PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) melanjutkan langkah strategis dalam memperkuat portofolio investasinya. Langkah ini sejalan dengan komitmen terhadap pengembangan bisnis energi berkelanjutan. Sebagai bagian dari strategi ini, perusahaan investasi dengan fokus pada infrastruktur energi sedang menjajaki dan berdiskusi dengan beberapa calon pembeli terkait rencana divestasi anak-anak

By Egenius Soda
NHM Dorong Efisiensi dan Inovasi Lingkungan dalam Seminar Nasional ITNY

NHM Dorong Efisiensi dan Inovasi Lingkungan dalam Seminar Nasional ITNY

Jakarta, TAMBANG – PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) turut ambil bagian memberikan wawasan strategis mengenai masa depan industri pertambangan khususnya mengenai efisiensi dan inovasi lingkungan. Hal ini disampaikan dalam Seminar Nasional yang digelar Himpunan Mahasiswa Tambang Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY), yang merupakan bagian dari rangkaian perayaan Dies Natalis ke-22, pada

By Rian Wahyuddin