Revisi Permen Biomassa Masih Menunggu Kajian Nilai Tukar Rupiah

pembangkit listrik

Jakarta-TAMBANG. Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) masih belum bisa memastikan kapan revisi Peraturan Menteri No.27/2014 terbit. Permen itu membahas mengenai penetapan harga jual listrik pembangkit biomassa dan biogas yang harus dibeli PLN.

Pada Permen sebelumnya, harga jual masih menggunakan mata uang rupiah. Namun pada revisi yang akan terbit nanti, harga jual sudah menggunakan mata uang dolar Amerika Serikat (AS). Direktur Bioenergi, Kementerian ESDM, Trisnaldi mengatakan pihaknya sudah berkonsultasi dengan Bank Indonesia terkait beleid ini.

Menurutnya Bank Indonesia sudah memberikan respon positif dan mengizinkan penggunaan mata uang dolar AS sebagai penetapan tarif. Namun, kata Tris, proses transaksi harus tetap menggunakan mata uang rupiah, sesuai dengan peraturan dari Bank Indonesia mengenai kewajiban menggunakan rupiah untuk transaksi di dalam negeri.

โ€œSekarang sedang dikaji berapa tarif barunya. Kami harus sesuaikan dengan kurs yang tengah yang sudah ditetapkan Bank Indonesia. Mudah-mudahan sebelum akhir tahun sudah terbit,โ€ kata Trisnali kepada Majalah TAMBANG, Rabu (9/9).

Trisnaldi meminta para pengembang untuk bersabar menunggu Permen itu terbit. Kajian yang dilakukan harus bisa diterima semua pihak, termasuk PLN yang akan membeli listriknya nanti. Jangan sampai PLN juga terbebani dari beleid baru itu. โ€œPLN juga meminta surat resmi dari BI bahwa diizinkan membeli listrik dengan tarif dolar AS. Mereka tidak mau sembarangan,โ€ tambah Trisnaldi.

Permen baru tersebut nantinya akan mengubah skema transaksi jual beli listrik antara PLN dengan IPP. Saat ini tercatat sudah ada 104,1 MW listrik terpasang dari pembangkit biomassa dan biogas yang sudah on grid dengan jaringan PLN. Jumlah itu masih lebih sedikit dibanding yang off grid, sebesar 1.700 MW.

Artikel Terkait

Program Si Jame Perkuat Rantai Pasok Jahe Merah dan Buka Akses Pasar Petani Binaan CSR PAMA Indo

Program Si Jame Perkuat Rantai Pasok Jahe Merah dan Buka Akses Pasar Petani Binaan CSR PAMA Indo

Kutai Timur, TAMBANG โ€“ PT Pamapersada Nusantara (PAMA) Site INDO bersama Lembaga Pengembangan Bisnis (LPB) PAMA Bessai Berinta mengembangkan Program Sinergi Jahe Merah (Si Jame) untuk mendukung pertanian berkelanjutan sekaligus meningkatkan nilai ekonomi hasil panen petani. Melalui program CSR yang dimulai sejak 2025 ini, PAMA mendampingi petani di Desa Suka Rahmat,

By Rian Wahyuddin
Cipta Kridatama Perkuat Komitmen ESG, Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Bagikan 200 Paket Sembako di Kalsel

Cipta Kridatama Perkuat Komitmen ESG, Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Bagikan 200 Paket Sembako di Kalsel

Jakarta, TAMBANG โ€” PT Cipta Kridatama (CK) menggelar pemeriksaan kesehatan gratis dan membagikan 200 paket sembako kepada masyarakat di Kecamatan Sungai Loban, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Kegiatan ini menyasar warga dari 17 desa, terutama kelompok lanjut usia dan masyarakat yang memiliki keterbatasan akses terhadap fasilitas kesehatan. Kegiatan yang berlangsung di

By Rian Wahyuddin