RDG BI Insidentil Tahan Penguatan Rupiah

RDG BI Insidentil Tahan Penguatan Rupiah
ilustrasi

Jakarta, TAMBANG – Adanya RDG BI insidentil di bawah Gubernur BI Perry Warjiyo, yang kembali memutuskan untuk menaikan suku bunga acuannya sebesar 25 bps menjadi 4,75 persen, tampaknya sudah price in, dimana pelaku pasar sudah memperkirakan sebelumnya. Alhasil, Rupiah pun tidak banyak mengalami pergerakan.

Menurut, Binaartha Institutional Research, bahkan harapan untuk mengalami kenaikan pun juga tidak terjadi seiring sudah ter-price in nya sentimen tersebut. Rupiah diestimasikan akan bergerak dengan kisaran support Rp13.970 dan resisten Rp13.988 per dollar AS (USD).

Pergerakan Rupiah lebih banyak merespon negatif kondisi GLOBAL, dimana laju EUR mengalami penurunan dibandingkan USD, setelah pelaku pasar mengkhawatirkan kondisi politik di Italia.

Fluktuasi Rupiah yang cenderung BERKURANG, diharapkan masih membuka peluang Rupiah untuk kembali menguat. Selain itu, diharapkan sentimen dari dinaikannya suku bunga acuan dapat direspon positif untuk membuka peluang kenaikan Rupiah.

Di sisi lain, pergerakan USD di pasar valas global cenderung berbalik melemah setelah EUR menguat. Penguatan EUR terjadi setelah adanya potensi dilakukannya refrendum dan koalisi partai untuk mengatasi kemelut politik di pemerintahan Italia.

Meski demikian, tetap cermati berbagai sentimen yang dapat menahan kenaikan lanjutan dari Rupiah maupun sentimen yang dapat membuat Rupiah kembali melemah.

Artikel Terkait

Meningkat 46 %, ANTAM Catatkan Laba Bersih Rp9,66 Triliun hingga September 2026

Meningkat 46 %, ANTAM Catatkan Laba Bersih Rp9,66 Triliun hingga September 2026

Jakarta, TAMBANG – PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) mencatatkan kinerja keuangan positif sepanjang Januari–September 2026. Emiten pertambangan berkode saham ANTM ini membukukan laba bersih sebesar Rp9,66 triliun, meningkat 46% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp6,61 triliun. Pertumbuhan tersebut ditopang oleh optimalisasi kinerja operasional, penguatan strategi pemasaran,

By Rian Wahyuddin
KPR Silika Jalani Penilaian Dokumen Lingkungan, Perkuat Komitmen Pengelolaan Dampak Tambang di Bombana

KPR Silika Jalani Penilaian Dokumen Lingkungan, Perkuat Komitmen Pengelolaan Dampak Tambang di Bombana

Jakarta, TAMBANG - PT Kasmar Poleang Raya (KPR Silika) menjalani penilaian dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) serta Rencana Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Rencana Pemantauan Lingkungan Hidup (RKL-RPL) untuk rencana kegiatan pertambangan pasir silika beserta fasilitas penunjangnya di Kecamatan Poleang Selatan dan Poleang Utara, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara. Penilaian yang

By Rian Wahyuddin