PT Vale Dukung Sektor Unggulan Kelautan dan Pertanian di Pesisir Malili

PT Vale Dukung Sektor Unggulan Kelautan dan Pertanian di Pesisir Malili
Jakarta, TAMBANG – PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) berkomitmen mendorong peningkatan produksi sektor pertanian dan kelautan di daerah lingkar tambang termasuk kawasan pesisir Malili. Hal tersebut misalnya dilakukan melalui program Pemberdayaan dan Pengembangan Masyarakat (PPM) melalui Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) untuk selanjutnya diteruskan kepada Bumdesma kawasan yang dikerjsamakan dengan para petani dan nelayan. Senior Manager Social Development Program (SDP) PT Vale, Ardian Indra Putra secara simbolis menyerahkan dukungan terhadap program tersebut. Bantuan diterima oleh Bupati Luwu Timur, Budiman yang selanjutnya diberikan ke pengelola Bumdesma. Fasilitasi program yang diserahkan mencapai Rp600 juta, terdiri dari sarana pertanian dan nelayan berupa Hand traktor tiga unit, pompa air empat unit, mesin dros dua unit, 26 unit mesin perahu lengkap dengan Has Luar dan Dalam, pipa air 18 batang pengairan, serta tangki semprot tiga unit bagi pertanian. Adapun untuk pelaku UMKM selanjutnya akan diselaraskan dengan rencana kegiatan Desa berikutnya “Bantuan yang diberikan ini merupakan aset yang harus digulirkan, agar dapat terus berakumulasi nilai tambah dan bergilir dari sisi akses nilai manfaatnya bagi para petani dan nelayan lainnya. Bantuan ini bukanlah untuk dimiliki perorangan,”ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima tambang.co.id, Jum’at (17/2). Dia menjelaskan, kelembagaan lokal berperan penting meyakinkan tatakelola dan pemanfaatan, serta transparansinya dipenuhi. “Kita ketahui bahwa prioritas pembangunan di Luwu timur diantaranya pertumbuhan ekonomi berbasis sektor unggulan pertanian (agribisnis, perikanan kelautan), wisata dan ekonomi lokal yang disertai transformasi digital. insiatif program PKPM PT Vale dan sinergi para pihak juga dalam konteks mewujudkan tujuan tersebut, serta turut menyiapkan kemandirian pasca tambang kelak sangat diharapkan,” jelasnya. Ardian mengatakan, melalui bantuan sarana pertanian dan nelayan diharapkan dapat pula meningkatkan pendapatan petani dan nelayan. “Bantuan ini diharapkan bisa meningkatkan pendapatan mereka, dan nantinya bantuan ini akan dikelola oleh Bumdesma sehingga lebih terarah,” jelasnya. Sementara itu, Bupati Luwu Timur, Budiman menyampaikan rasa terima kasih pada PT Vale atas bantuan yang diberikan. Dia menuturkan, hanya di Luwu Timur ada bantuan sarana pertanian dan nelayan dari PT Vale , makanya penerima manfaat program ini harus bersyukur atas rezeki yang diberikan ini . ” Saya minta bantuan ini dijaga, dirawat, karena sarana pertanian dan nelayan ini adalah sarana untuk mencari nafkah. Olehnya itu, jaga bantuan ini dengan baik,” imbuhnya. “PT Vale tidak memberi dalam bentuk uang tunai, ini sama halnya pancing yang diberikan oleh PT Vale, Gunakanlah sebaik-baiknya pancing ini agar bisa mendapatkan hasil yang maksimal, kita patut bersyukur lebih dari 50 tahun keberadaan PT Vale memberi banyak manfaat dan mari kita saling menjaga bersama,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Kebut 1 Juta Pelanggan di 2028, KSP Ikut Tuntaskan Hambatan Perizinan dan Percepat Pengoperasian Jargas Rumah Tangga

Kebut 1 Juta Pelanggan di 2028, KSP Ikut Tuntaskan Hambatan Perizinan dan Percepat Pengoperasian Jargas Rumah Tangga

Jakarta,TAMBANG,- Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman, meninjau langsung kesiapan pengoperasian Jaringan Gas Bumi Rumah Tangga (Jargas) yang dibangun melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur, Jumat (18/9). Kunjungan dilakukan di lokasi Metering Regulating Station (MRS) Jargas dan dilanjutkan dengan

By Egenius Soda
Pertamina NRE Dorong Waste-to-Value melalui Proyek Decentralized Waste Management di Kota Bandung

Pertamina NRE Dorong Waste-to-Value melalui Proyek Decentralized Waste Management di Kota Bandung

Jakarta,TAMBANG,- Satu lagi terobosan yang dilakukan Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE). Kali ini perusahaan memperkuat komitmennya terhadap ekonomi sirkular melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di Kantor Danantara, Jakarta, terkait pengembangan proyek percontohan Decentralized Waste Management (DWM) Kota Bandung pada Senin, (14/9). Proyek ini menjadi langkah awal

By Egenius Soda