PT Timah Targetkan Reklamasi 400 Hektar di Babel Tahun 2023

PT Timah Targetkan Reklamasi 400 Hektar di Babel Tahun 2023
DCIM100MEDIADJI_0070.JPG

Jakarta, TAMBANG – Pada tahun 2023, PT Timah Tbk (Timah) menargetkan reklamasi darat seluas 400 hektar yang tersebar di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Rinciannya, di Kabupaten Bangka seluas 135 hektar, Kabupaten Bangka Barat 59 hektar, Bangka Tengah 12 hektar, Bangka Selatan 8,5 hektar, Belitung seluas 26,5 hektar, Belitung Timur 68 hektar dan Lintas Kabupaten sebanyak 91 hektar.

Kepala Bidang Komunikasi Perusahaan PT Timah, Anggi Siahaan mengatakan rencana reklamasi yang dilakukan disesuaikan dengan bukaan lahan tambang yang akan dilakukan perusahaan.

“Perusahaan sangat berkomitmen dalam melakukan pengelolaan lahan bekas tambang agar bisa memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Sehingga program reklamasi yang dilakukan bukan hanya sebatas menjalankan tanggungjawab tapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat,” ungkap Anggi dalam keterangan resmi, dikutip Senin (6/1).

Anggi menyebutkan, reklamasi yang dilakukan perusahaan PT Timah Tbk juga dinilai oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

“Pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan merupakan salah program priorotas perusahaan, karena kita tidak memungkiri aktivitas penambangan memberikan dampak pada lingkungan, tapi jika dikelola dengan tepat bisa meminimalisasi dampak lingkungan,” ucap Anggi

PT Timah secara konsisten melakukan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan yang salah satunya dengan reklamasi lahan bekas tambang.

Tahun 2022 lalu, anggota MIND ID ini telah merealisasikan reklamasi darat seluas 403,79 hektar yang dilaksanakan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Reklamasi darat yang dilakukan PT Timah Tbk mengacu pada rencana reklamasi perusahaan yakni dengan melakukan revegetasi atau penanaman dan reklamasi dalam bentuk lainnya.

Dalam melaksanakan revegatasi PT Timah Tbk melaksanakan penanaman dan penghijauan di lahan pasca tambang. Untuk penanaman tanaman yang dipilih seperti tanaman buah-buahan seperti jeruk, alpukat dan lainnya. Selain itu juga perusahaan melakukan penanaman pohon sengon, jambu mete dan kelapa sawit.

Sedangkan untuk reklamasi dalam bentuk lainnya, PT Timah akan melaksanakan penataan lahan bekas tambang yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.

Salah satu bentuk program reklamasi bentu lainnya yang dilaksanakan PT Timah Tbk yakni Kampoeng Reklamasi Air Jangkang dan Kampong Reklamasi Selinsing.

Artikel Terkait

Kebut 1 Juta Pelanggan di 2028, KSP Ikut Tuntaskan Hambatan Perizinan dan Percepat Pengoperasian Jargas Rumah Tangga

Kebut 1 Juta Pelanggan di 2028, KSP Ikut Tuntaskan Hambatan Perizinan dan Percepat Pengoperasian Jargas Rumah Tangga

Jakarta,TAMBANG,- Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman, meninjau langsung kesiapan pengoperasian Jaringan Gas Bumi Rumah Tangga (Jargas) yang dibangun melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur, Jumat (18/9). Kunjungan dilakukan di lokasi Metering Regulating Station (MRS) Jargas dan dilanjutkan dengan

By Egenius Soda
Pertamina NRE Dorong Waste-to-Value melalui Proyek Decentralized Waste Management di Kota Bandung

Pertamina NRE Dorong Waste-to-Value melalui Proyek Decentralized Waste Management di Kota Bandung

Jakarta,TAMBANG,- Satu lagi terobosan yang dilakukan Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE). Kali ini perusahaan memperkuat komitmennya terhadap ekonomi sirkular melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di Kantor Danantara, Jakarta, terkait pengembangan proyek percontohan Decentralized Waste Management (DWM) Kota Bandung pada Senin, (14/9). Proyek ini menjadi langkah awal

By Egenius Soda