PLN EPI Pastikan Pasokan Energi Primer Untuk Pembangkit Aman Selama Idul Fitri 1447 H

PLN EPI Pastikan Pasokan Energi Primer Untuk Pembangkit Aman Selama Idul Fitri 1447 H

Jakarta,TAMBANG,- Ditengah adanya kecemasan terkait pasokan energi karena berbagai hal, PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) memastikan pasokan energi primer untuk pembangkit listrik aman. Dalam keterangan persnya, PLN EPI pastikan pasokan energi primer untuk pembangkit listrik nasional aman selama Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Ketersediaan batu bara, gas, hingga bahan bakar minyak (BBM) mencukupi guna menjaga keandalan sistem kelistrikan nasional. Dalam Kunjungan Siaga Kelistrikan Idul Fitri 1447 H yang berlangsung pada Senin (16/3) di PLTGU Cilegon, Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo menyampaikan bahwa sistem kelistrikan nasional berada dalam kondisi aman dengan cadangan daya yang memadai selama periode Lebaran.

“Kondisi kelistrikan nasional aman, termasuk pasokan energi primer seperti batubara, gas, dan BBM. Seluruhnya telah kami cek dan dalam kondisi siap,” ujar Darmawan saat meninjau kesiapan sistem kelistrikan.

Ia menjelaskan PLN telah melakukan pemeliharaan pembangkit listrik, gardu induk, serta jaringan transmisi sejak jauh hari untuk memastikan seluruh infrastruktur kelistrikan siap menghadapi periode Ramadan dan Idul Fitri.

Sebagai bagian dari kesiapsiagaan, PLN juga mengerahkan sekitar 72.053 personel serta menyiapkan lebih dari 3.700 posko siaga yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Pasokan Energi Primer Aman Jelang Lebaran

Sementara itu, Direktur Utama PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) Rakhmad Dewanto menegaskan bahwa pasokan energi primer pembangkit listrik dalam kondisi aman dan terjaga selama masa siaga Ramadhan dan Idul Fitri melalui pengelolaan rantai pasok yang terintegrasi di seluruh sistem.

Rakhmad menjelaskan, secara umum ketahanan energi primer, baik batubara, gas dan BBM berada pada level yang memadai untuk mendukung keandalan pembangkit selama periode Ramadan dan Idul Fitri.

“Rata-rata hari operasi (HOP) batu bara secara nasional berada di kisaran 18 hari. Di sistem Jawa-Madura-Bali sekitar 18 hari, sementara di wilayah Sumatera dan Kalimantan berada di kisaran 21 hari dan wilayah Sulawesi Maluku Papua Nusa Tenggara di kisaran 13 hari” ujarnya.

Ia menambahkan, meskipun terdapat variasi HOP pada beberapa pembangkit dengan spesifikasi batubara tertentu, secara umum stok masih berada di atas batas minimum yang dipersyaratkan.

Selain batu bara, PLN EPI juga memastikan kecukupan pasokan energi primer lainnya, termasuk BBM dan gas. Untuk gas, secara umum penyaluran gas pipa sudah optimal. Sedangkan rata-rata cadangan BBM sebagai penyangga terakhir untuk keseluruhan pembangkit berada di kisaran 8 hari operasi dengan cadangan di Jawa Madura Bali  di kisaran 6 hari dan di wilayah lainnya sebesar 11 hari.

Ia juga menekankan bahwa fleksibilitas sistem pasokan gas untuk beberapa pembangkit gas, menjadi elemen penting dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan, terutama dalam menghadapi fluktuasi beban.

“Pasokan gas pipa dikombinasikan dengan pasokan gas alam cair (Liquefied Natural Gas/LNG) dari beberapa terminal regasifikasi sehingga dapat lebih fleksibel mengikuti kebutuhan pembangkit gas yang dibutuhkan oleh sistem kelistrikan. Sebagai ilustrasi, pasokan LNG dari FSRU Lampung untuk PLTGU Cilegon saat ini dialihkan ke PLTGU Priok untuk menggantikan pasokan LNG dari FSRU Jabar yang sedang dalam periode pemeliharaan,” katanya.

Ke depan, PLN EPI terus mendorong efisiensi pasokan energi primer melalui penguatan pasokan gas dan pengembangan infrastruktur yang lebih optimal. 

“Dengan pengembangan sistem pasokan yang lebih efisien, kami harapkan jaminan pasokan lebih terjaga dan biaya energi dapat lebih efisien ,” kata Rakhmad

Artikel Terkait

PT TIMAH Buka Suara soal Demo di Belitung Timur, Minta Kondusivitas Tetap Terjaga

PT TIMAH Buka Suara soal Demo di Belitung Timur, Minta Kondusivitas Tetap Terjaga

Jakarta, TAMBANG – PT TIMAH Tbk buka suara terkait aksi demonstrasi warga di depan kantor perusahaan di Kabupaten Belitung Timur yang berujung bentrokan. Perseroan menyatakan menghormati aspirasi masyarakat dan berharap situasi tetap kondusif. Corporate Secretary PT TIMAH (Persero) Tbk, Ruddy Nursalam, menyampaikan bahwa perusahaan memahami aktivitas pertambangan timah memiliki keterkaitan yang

By Rian Wahyuddin
Demo Penambang Timah di Belitung Berujung Bentrok, Bambang Patijaya Dorong Perpres Segera Terbit

Demo Penambang Timah di Belitung Berujung Bentrok, Bambang Patijaya Dorong Perpres Segera Terbit

Jakarta, TAMBANG - Aksi demonstrasi masyarakat penambang di Kantor PT TIMAH di Kabupaten Belitung Timur menjadi sorotan. Di tengah meningkatnya tuntutan agar pembelian bijih timah masyarakat kembali dibuka, Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya meminta seluruh pihak menahan diri dan menjaga kondusivitas, sembari memastikan pemerintah tengah mempercepat penerbitan Peraturan Presiden

By Rian Wahyuddin
Survei Kepuasan Stakeholder Meningkat, Pertamina NRE Perkuat Komitmen Wujudkan Transisi Energi Berkelanjutan

Survei Kepuasan Stakeholder Meningkat, Pertamina NRE Perkuat Komitmen Wujudkan Transisi Energi Berkelanjutan

Jakarta,TAMBANG,- Di tengah semakin besarnya peran energi baru dan terbarukan dalam mewujudkan ketahanan energi nasional, membangun teknologi dan infrastruktur saja tidak cukup. Bagi Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE), kepercayaan dari para pemangku kepentingan menjadi modal yang sama pentingnya untuk memastikan setiap langkah transformasi berjalan dengan baik. Kepercayaan

By Egenius Soda
Dukung IMERC 2026, MSA Indonesia Perkuat Kolaborasi Keselamatan di Industri Pertambangan

Dukung IMERC 2026, MSA Indonesia Perkuat Kolaborasi Keselamatan di Industri Pertambangan

Jakarta,TAMBANG,- Upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat di industri pertambangan terus mendapat perhatian. Hal ini tercermin dalam penyelenggaraan Indonesia Mining Emergency Response Community (IMERC) 2026 yang mempertemukan 24 Emergency Response Team (ERT) dari berbagai perusahaan pertambangan dan industri di Indonesia serta Australia. Jumlah tersebut menjadi salah satu yang terbesar

By Egenius Soda