PLN EPI Tanam 1000 Bibit Pohon Mangrove di Cilincing Jakarta

Bibit mangrove

Jakarta, TAMBANG – Sub Holding PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) menanam 1.000 bibit mangrove di kawasan pesisir pantai Kelurahan Marunda, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara (22/5). Aksi ini dilakukan dalam rangka memperingati Hari Keanekaragaman Hayati.

Kegiatan yang merupakan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan ini bertujuan melestarikan alam dan lingkungan dalam menjaga ekosistem serta menyelamatkan pantai dari abrasi air laut. Penanaman bibit mangrove ini juga sekaligus mengurangi emisi karbon.

Iwan Agung Firstantara, Direktur Utama PLN EPI mengungkapkan tantangan masyarakat pesisir Jakarta saat ini adalah tingkat abrasi yang semakin tinggi. Kenaikan debit air pada kawasan pesisir pantai yang lambat laun akan menyebabkan rumah penduduk sekitar dapat terendam air laut.

Dengan pantai yang memiliki banyak mangrove tentunya menjadi sarana penyimpan karbon, penyerap polutan dan akan membuat biota pantai makin marak setelah mangrove semakin banyak tentunya bisa menjadi tempat wisata konservasi yang bisa mendatangkan pendapatan untuk warga.

Pantai Marunda cukup dekat letaknya dengan PLTU Muara Tawar dimana PLN EPI menjadi  pemasok bahan bakar pembangkit disana. Untuk itu penanaman ini merupakan komitmen PLN EPI dalam menjaga lingkungan.

“Oleh karena itu, kami selaku BUMN ingin memberikan dampak langsung kepada masyarakat. PLN EPI bukan hanya bertugas menjaga rantai pasok energi primer untuk aliran listrik andal saja, tetapi juga turut bertanggung jawab dalam pelestarian lingkungan,” kata Iwan.

“PLN EPI dalam menjalankan bisnis penyediaan energi primer akan selalu mengedepankan Environmental, Social and Governance (ESG) dan konsisten melaksanakan Sustainable Developement Goals atau SDGs.”  tutup Iwan.

Artikel Terkait

Hadir di IEE Balikpapan 2026, PT Prasetia Dwidharma Perkenalkan Produk Aditif IMAGINA

Hadir di IEE Balikpapan 2026, PT Prasetia Dwidharma Perkenalkan Produk Aditif IMAGINA

Jakarta,TAMBANG,- Industri pertambangan, energi, konstruksi, hingga migas sedang menghadapi sejumlah tantangan operasional. Di tengah kebutuhan produksi yang tinggi, perusahaan juga dituntut untuk menjaga efisiensi, mengurangi downtime, dan memastikan alat berat tetap bekerja secara optimal. Salah satu faktor yang sering luput diperhatikan adalah kualitas bahan bakar. Dalam penggunaan mesin

By Egenius Soda