PLN Peroleh Pinjaman US$600 Juta

PLN Peroleh Pinjaman US$600 Juta
Jakarta – TAMBANG. PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Tbk (IDX : PPLN) mengakui adanya pinjaman sebesar US$600 juta. Pinjaman ini masing – masing didapat dari ADB (Aslan Development Bank) sebesar USD 575 Juta serta AIF (Asean lnfrastructure Fund) sebesar USD 25 Juta.   “Bahwa memang benar pada 4 Desember 2015 PLN telah menandatangani Loan Agreement dengan total nilai sebesar USD 600 Juta,” ujar Sekretaris perusahaan, Adi Supriyono dalam keterangannya kepada Bursa rabu (16/12).   Adi menjelaskan, Loan Agreemenf tersebut dilaksanakan dalam bentuk program Result Based Lending untuk proyek pengembangan jaringan transmisi dan jaringan distribusi di Sumatera.   Keterangan ini menjawab dari surat PT Bursa Efek lndonesia No S-06653/BEI.PG2l09-2015 tentang Permintaan Penjelasan atas Pemberitaan di Media Massa tanggal 4 Desember2015 dengan judul ” PLN Raih Pinjaman ADB USD 600 Juta”.  

Artikel Terkait

PPA-Adaro Bangun Masa Depan Tabalong Lebih Sehat dan Produktif Lewat Program Operasi Katarak Gratis

PPA-Adaro Bangun Masa Depan Tabalong Lebih Sehat dan Produktif Lewat Program Operasi Katarak Gratis

Jakarta, TAMBANG - PT Putra Perkasa Abadi (PPA) bersama PT Adaro Indonesia terus memperkuat komitmen dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui dukungan terhadap program operasi katarak gratis bagi 131 masyarakat Tabalong. Program yang merupakan bagian dari inisiatif Corporate Social Responsibility (CSR) PT

By Rian Wahyuddin
PAMA KPCS Dorong Konservasi Mangrove Berkelanjutan Melalui Pembinaan Komunitas Alien Mangrove

PAMA KPCS Dorong Konservasi Mangrove Berkelanjutan Melalui Pembinaan Komunitas Alien Mangrove

Kutai Timur, TAMBANG – Komitmen PT Pamapersada Nusantara (PAMA) Jobsite KPCS dalam mendukung pelestarian lingkungan terus dilakukan melalui pembinaan dan pendampingan terhadap komunitas lokal. Salah satunya melalui dukungan terhadap Komunitas Alien Mangrove Kutai Timur, yang saat ini mengelola pusat pembibitan mangrove dengan kapasitas mencapai 12.000 bibit per tahun. Kegiatan monitoring

By Rian Wahyuddin
Jalan Tengah Konflik di Beltim, Pemerintah Izinkan PT TIMAH Beli Timah dari Masyarakat

Jalan Tengah Konflik di Beltim, Pemerintah Izinkan PT TIMAH Beli Timah dari Masyarakat

Jakarta, TAMBANG — Pemerintah mengambil langkah cepat untuk mencari solusi atas persoalan tata kelola pertimahan di Belitung Timur (Beltim), Provinsi Kepulauan Bangka Belitung beberapa waktu lalu. Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Yusril Ihza Mahendra, menggelar rapat bersama sejumlah kementerian dan lembaga terkait, Pemerintah Provinsi

By Rian Wahyuddin