PHM Berhasil Selamatkan Tujuh Nelayan Di Perairan Selat Makasar

PHM Berhasil Selamatkan Tujuh Nelayan Di Perairan Selat Makasar

Jakarta,TAMBANG,- Satu aksi kemanusian dilakukan para perwira PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM). Mereka berhasil mengevakuasi tujuh nelayan yang terombang-ambing di tengah perairan Selat Makassar selama dua hari. Para korban ini adalah awak kapal yang mengalami kerusakan mesin parah.

Lokasi nelayan dan kapal saat diselamatkan pada Kamis, (9/4) pekan lalu berada sekitar dua mil atau tiga koma dua kilometer dari daratan pesisir kampung Muara Keili, Desa Tani Baru, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Mesin kapal mereka patah di area laut GTS-Q ketika dalam perjalanan dari Samarinda menuju Sepatin.

Setelah mesin mati, para nelayan berusaha mencari titik sinyal telepon untuk meminta bantuan. Namun tak kunjung membuahkan hasil. Dua hari berselang, sekitar pukul 19.00 WITA, kabar itu sampai kepada patroli keamanan PHM yang sedang bertugas. Meski titik koordinat nelayan berada di luar parameter wilayah patroli rutin, tim keamanan Perusahaan segera mengambil langkah cepat melalui koordinasi dengan tim unit Maritim dan Marine. Izin penyisiran pun segera diberikan atas dasar misi kemanusiaan.

Dengan kapal Patroli Ruhen 27, personel tim keamanan PHM menyisir radius wilayah dua kilometer persegi. Setelah satu jam, tim patroli akhirnya menemukan kapal nelayan yang terombang-ambing tersebut. Tim segera menggandeng kapal nelayan dan mengevakuasi seluruh korban menuju Kampung Muara Ilo untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut dan tempat yang lebih aman.

General Manager PHM, Setyo Sapto Edi menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan evakuasi para nelayan tersebut. “Alhamdulillah, ketujuh nelayan tersebut ditemukan dalam keadaan selamat meskipun mereka terombang-ambing di laut dengan bekal makanan dan minuman yang terbatas,” ungkapnya.

Menurutnya, langkah dan keberhasilan penyelamatan para nelayan ini menjadi bukti kepedulian sosial Perusahaan dan budaya keselamatan untuk melindungi personel Perusahaan maupun masyarakat sekitar.

Di PHM, personel keamanan terlatih dan selalu siaga untuk mengatasi kondisi darurat, melakukan koordinasi yang presisi, hingga mengikuti standar keamanan maritim.

"Bagi kami, keselamatan adalah nilai mutlak yang tidak mengenal batas wilayah operasional. Apa yang dilakukan oleh tim di lapangan adalah cerminan dari komitmen yang tinggi terhadap keselamatan operasi, masyarakat, dan lingkungan," tutup Setyo.

Artikel Terkait

TRIPATRA Dukung Kaltim Parna Industri Wujudkan Pabrik Pencairan CO2 Berkapasitas  300 Metrik Ton Per Hari

TRIPATRA Dukung Kaltim Parna Industri Wujudkan Pabrik Pencairan CO2 Berkapasitas 300 Metrik Ton Per Hari

Jakarta,TAMBANG,- Perusahaan penyedia solusi berbasis rekayasa teknik PT Tripatra Engineers and Constructors (TRIPATRA) mendukung PT Kaltim Parna Industri (KPI) dalam pembangunan fasilitas pencairan karbon dioksida (CO₂) di Bontang, Kalimantan Timur. Fasilitas ini diresmikan pada 22 Oktober 2026 yang memiliki kapasitas desain sebesar 300 metrik ton per hari. TRIPATRA menjalankan

By Egenius Soda
PGN Perkuat Portofolio Pasokan Gas Bumi melalui Tujuh Kesepakatan Strategis di FOREK Hulu Migas 2026

PGN Perkuat Portofolio Pasokan Gas Bumi melalui Tujuh Kesepakatan Strategis di FOREK Hulu Migas 2026

Jakarta,TAMBANG,- PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina terus memperkuat portofolio pasokan gas bumi untuk mendukung pemenuhan kebutuhan pelanggan secara berkelanjutan. Langkah tersebut diwujudkan melalui penandatanganan tujuh dokumen kesepakatan komersial dalam Forum Ekonomi, Keuangan, dan Komersial Hulu Migas (FOREK Hulu Migas) 2026 di Jakarta, Rabu

By Egenius Soda
Meningkat 46 %, ANTAM Catatkan Laba Bersih Rp9,66 Triliun hingga September 2026

Meningkat 46 %, ANTAM Catatkan Laba Bersih Rp9,66 Triliun hingga September 2026

Jakarta, TAMBANG – PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) mencatatkan kinerja keuangan positif sepanjang Januari–September 2026. Emiten pertambangan berkode saham ANTM ini membukukan laba bersih sebesar Rp9,66 triliun, meningkat 46% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp6,61 triliun. Pertumbuhan tersebut ditopang oleh optimalisasi kinerja operasional, penguatan strategi pemasaran,

By Rian Wahyuddin