PGAS Gandeng Konsorsium Indonesia-Malaysia Garap Kalija

PGAS Gandeng Konsorsium Indonesia-Malaysia Garap Kalija
Ilustrasi Pipa Gas

Jakarta – TAMBANG. Untuk menggarap pembangunan pipa transmisi gas bumi Kalimantan–Jawa (Kalija) Tahap I, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) melalui anak usahanya PT PGAS Solution akan bekerjasama dengan Konsorsium TL Offshore dan PT Encona Inti Industri.

PGAS Solution dan Konsorsium TL Offshore-Encona telah menandatangani kontrak kerjasama pada tanggal 20 Januari 2015. Perjanjian mencakup pekerjaan pemasangan pipa offshore dan onshore jaringan pipa transmisi gas bumi Kalija tahap I ruas Kepodang-Tambak Lorok.

Heri Yusuf, Sekretaris Perusahaan PGAS, mengatakan, penandatanganan penjanjian tersebut dimaksudkan untuk merealisasikan pembangunan pipa transmisi tahap I dengan panjang sekitar 200 kilometer. Selain itu, ini juga demi mendukung kebijakan pemanfaatan gas bumi untuk pasokan energi, terutama bagi sektor kelistrikan. Keterangan tersebut disampaikan dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia, Jumat (23/1).

Proyek pembangunan pipa gas Kalija Tahap I merupakan salah satu langkah mempercepat konversi dari Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Bahan Bakar Gas (BBG). Sebelumnya, Manajemen PGAS mengklaim pembangunan jaringan pipa Kalija Tahap I bisa menghemat biaya bahan bakar sampai Rp 2 triliun.

PT Encona Inti Indutri sendiri adalah perusahaan asal Indonesia yang bergerak di bidang enginering, procurement dan kontruksi (EPC), terutama dalam minyak dan gas. Sedangkan TL Offshore merupakan anak usaha Sapura Kencana Petroleum Bhd, perusahaan penyedia layanan dan solusi yang terintegrasi di sektor migas asal Malaysia.

Anggaran belanja PGAS untuk tahun ini mencapai US$ 800 juta atau sekitar Rp 10 triliun. Rencananya jumlah tersebut akan dialokasikan untuk pengembangan infrastruktur jaringan gas untuk rumah tangga, industri, dan kendaraan.

Memasuki tahun 2015, PGAS mulai mengalirkan gas ke sejumlah industri di wilayah Lampung. Penyaluran ini merupakan realisasi penandatangan kontrak perjanjian juala beli gas (PJBG) antara PGN dengan 14 industri besar di Lampung pada pertengahan tahun lalu.

Artikel Terkait

PPA-Adaro Bangun Masa Depan Tabalong Lebih Sehat dan Produktif Lewat Program Operasi Katarak Gratis

PPA-Adaro Bangun Masa Depan Tabalong Lebih Sehat dan Produktif Lewat Program Operasi Katarak Gratis

Jakarta, TAMBANG - PT Putra Perkasa Abadi (PPA) bersama PT Adaro Indonesia terus memperkuat komitmen dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui dukungan terhadap program operasi katarak gratis bagi 131 masyarakat Tabalong. Program yang merupakan bagian dari inisiatif Corporate Social Responsibility (CSR) PT

By Rian Wahyuddin
PAMA KPCS Dorong Konservasi Mangrove Berkelanjutan Melalui Pembinaan Komunitas Alien Mangrove

PAMA KPCS Dorong Konservasi Mangrove Berkelanjutan Melalui Pembinaan Komunitas Alien Mangrove

Kutai Timur, TAMBANG – Komitmen PT Pamapersada Nusantara (PAMA) Jobsite KPCS dalam mendukung pelestarian lingkungan terus dilakukan melalui pembinaan dan pendampingan terhadap komunitas lokal. Salah satunya melalui dukungan terhadap Komunitas Alien Mangrove Kutai Timur, yang saat ini mengelola pusat pembibitan mangrove dengan kapasitas mencapai 12.000 bibit per tahun. Kegiatan monitoring

By Rian Wahyuddin
Jalan Tengah Konflik di Beltim, Pemerintah Izinkan PT TIMAH Beli Timah dari Masyarakat

Jalan Tengah Konflik di Beltim, Pemerintah Izinkan PT TIMAH Beli Timah dari Masyarakat

Jakarta, TAMBANG — Pemerintah mengambil langkah cepat untuk mencari solusi atas persoalan tata kelola pertimahan di Belitung Timur (Beltim), Provinsi Kepulauan Bangka Belitung beberapa waktu lalu. Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Yusril Ihza Mahendra, menggelar rapat bersama sejumlah kementerian dan lembaga terkait, Pemerintah Provinsi

By Rian Wahyuddin