Pertamina Promosikan Smooth Fluid 05 di Pameran Migas NAPEC 2019

Pertamina Promosikan Smooth Fluid 05 di Pameran Migas NAPEC 2019
Jakarta, TAMBANG – PT Pertamina (Persero) promosikan produk unggulan Smooth Fluid 05 (SF 05)  di pameran migas terbesar di Afrika, North Africa Petroleum Exhibition and Conference (NAPEC) di Oran Convention Center, Aljazair, 10 – 13 Maret 2019   Vice President Corporate Communication Pertamina, Fajriyah Usman mengatakan, produk Smooth Fluid 05 (SF 05) ini telah diproduksi Refinery Unit V Balikpapan dengan kapasitas 1,2 juta barel per tahun. Produk turunan petrokimia ini telah terbukti diterapkan oleh industri migas di Indonesia baik offshore maupun onshore.   Keunggulannya antara lain, stabilitas yang baik dan tidak mudah teroksidasi pada kondisi operasi (pemboran darat, lepas pantai dan kondisi HPHT), stabil untuk penyimpanan jangka panjang, serta ramah lingkungan.  Karena  menurutnya, telah lulus uji toksisitas, biodegradabilitas, bebas iritasi kulit dan mata serta memiliki kandungan BTX yang sangat rendah.   “Smooth Fluids 05 sebagai bahan dasar campuran cairan pemboran berbasis minyak dengan kinerja tinggi. Saat ini banyak digunakan oleh operator global terkemuka yang beroperasi di seluruh Indonesia dan terus berkembang ke pasar global,”ungkap Fajriyah, dalam keterangan resminya, Selasa (12/3)   Pertamina kembali berpartisipasi aktif dalam NAPEC, karena sebagai wahana untuk promosi produk migas unggulan, berdiskusi dan bertemunya para profesioal migas di seluruh dunia. Pameran ini akan diikuti 570 operator serta perusahaan teknologi dan layanan dari 40 negara.   Pertamina Group meliputi perseroan serta anak usaha PT Pertamina Internasional Eksploration & Produksi (PIEP), PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI), Pelita Air Service, Upstream Technical Center serta Refinery Unit V Balikpapan mempromosikan produk unggulan serta profil dan kinerja produksi migas di lapangan luar negeri, khususnya di Aljazair.  

Artikel Terkait

Terkait Rencana Kenaikan Royalti, Pemerintah Perlu Pertimbangkan Kepastian Hukum Di Sektor Minerba

Terkait Rencana Kenaikan Royalti, Pemerintah Perlu Pertimbangkan Kepastian Hukum Di Sektor Minerba

Jakarta,TAMBANG,- Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kembali mengusulkan penyesuaian tarif royalti. Rencana ini menyasar sejumlah komoditas mineral strategis seperti emas, tembaga, timah, hingga nikel beserta produk hilirisasinya. “Kebijakan ini pada dasarnya dapat dipahami sebagai upaya negara meningkatkan penerimaan di tengah dinamika harga komoditas global.

By Egenius Soda
IMA: Demi Menjaga Iklim Investasi Perlu Ada Kestabilan Kewajiban Keuangan

IMA: Demi Menjaga Iklim Investasi Perlu Ada Kestabilan Kewajiban Keuangan

Jakarta,TAMBANG,- Dalam beberapa waktu terakhir dunia pertambangan ramai membincangkan rencana penerapan skema Product Sharing Cost (PSC). Terkait hal ini Indonesian Mining Association (API-IMA) menyampaikan pendapatnya. IMA mengingatkan industri pertambangan mineral dan batubara (minerba) memiliki karakteristik usaha yang sangat berbeda dibandingkan industri minyak dan gas bumi (migas). Industri minerba

By Egenius Soda