Pertamina Kucurkan Bantuan Rp16 Miliar untuk Lestarikan Elang Jawa

Pertamina Kucurkan Bantuan Rp16 Miliar untuk Lestarikan Elang Jawa
Kamojang, TAMBANG  –Siti kembali bisa terbang diantara hutan Kamojang. Ia bisa kembali ke habitatnya setelah direhabilitasi selama delapan bulan di Pusat Konservasi Elang Kamojang. Siti adalah elang ke-37 yang dilepasliarkan pusat konservasi binaan Pertamina Geothermal Energi Area Kamojang tersebut sejak akhir 2015.   Vice President CSR & SMEPP Pertamina Agus Mashud, Vice President Stakeholder Relations Tengku Mirasfi, dan GM Area Kamojang PGE Wawan Darmawan menyaksikan pelepasliaran tersebut.   Pelepasliaran Elang kali ini sekaligus diisi dengan simbolisasi penyerahan bantuan yang rutin dilakukan sebesar Rp1,6 miliar yang diserahkan Vice President CSR & SMEPP Pertamina Agus Mashud.   “Pendanaan yang kami berikan sejak 2015 ini  dimaksudkan agar Pusat Konservasi Elang Kamojang dapat semakin fokus dalam menjaga keanekaragaman hayati sekaligus memacu lembaga lain ikut serta mendukung pelestarian Elang Jawa di konservasi ini,” jelas Agus Mashud, dalam keterangan resminya, Jumat (1/3).   Agus Mashud berharap, bantuan ini dapat mengembangkan Pusat Konservasi Elang Kamojang lebih maju lagi.   Seperti diketahui, pendirian Pusat Konservasi Elang Kamojang merupakan inisiasi PGE bersinergi dengan BBKSDA Jawa Barat dan  Forum Raptor Indonesia.   Menurut Wawan, selain untuk menjaga keanekaragaman hayati dari kepunahan, konservasi ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.   “Masyarakat sekitar juga diberdayakan sebagai penyedia pakan elang. Bahkan, saat ini konservasi ini menjadi destinasi wisata edukasi,” jelas Wawan.

Artikel Terkait

Engineering Week 2026 Satukan Delapan Sektor Industri untuk Dorong Transformasi Indonesia

Engineering Week 2026 Satukan Delapan Sektor Industri untuk Dorong Transformasi Indonesia

Jakarta, TAMBANG – Kebutuhan akan industri yang semakin terintegrasi mendorong hadirnya kolaborasi lintas sektor. Hal ini tercermin dalam penyelenggaraan Indonesia Energy & Engineering (IEE) Series – Engineering Week 2026 yang mempertemukan delapan sektor industri strategis dalam satu ekosistem. Mengusung tema “Sustainability for Industrial Transformation”, Engineering Week 2026 resmi dibuka pada 9 September

By Rian Wahyuddin
Lewat Mining Indonesia 2026, Naraya Dipta Buana Perkuat Pengembangan Truk Listrik Hongyan untuk Tambang

Lewat Mining Indonesia 2026, Naraya Dipta Buana Perkuat Pengembangan Truk Listrik Hongyan untuk Tambang

Jakarta, TAMBANG – PT Naraya Dipta Buana, bagian dari MahaDasha Group, bersama SAIC Hongyan, memperkuat komitmen mengembangkan solusi kendaraan komersial untuk mendukung operasional sektor pertambangan Indonesia. Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui pengembangan kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) untuk kebutuhan industri berat. Komitmen ini disampaikan dalam ajang Mining Indonesia 2026

By Rian Wahyuddin
Learning Summit 2026, PAMA Perkuat Resiliensi dan Pengembangan Diri Karyawan

Learning Summit 2026, PAMA Perkuat Resiliensi dan Pengembangan Diri Karyawan

Jakarta, TAMBANG – PT Pamapersada Nusantara (PAMA) kembali menggelar Learning Summit 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat budaya belajar sekaligus meningkatkan kapabilitas insan perusahaan. Mengusung tema “BEYOND BOUNDARIES: Driving Value Through Knowledge Breakthroughs”, kegiatan ini menjadi wadah bagi karyawan untuk bertukar pengetahuan, mendapatkan perspektif baru, dan mengembangkan potensi diri. Memasuki rangkaian

By Rian Wahyuddin
XCMG Perkuat Ekosistem Industri Tambang Indonesia, Hadirkan Pembiayaan dan Alat Berat Energi Baru

XCMG Perkuat Ekosistem Industri Tambang Indonesia, Hadirkan Pembiayaan dan Alat Berat Energi Baru

Jakarta, TAMBANG – XCMG Group Indonesia memperkuat ekspansi dan ekosistem industrinya di Indonesia melalui kehadiran solusi alat berat energi baru sekaligus platform pembiayaan ABC Multifinance dalam ajang Mining Indonesia 2026 di Jakarta. Mengusung tema “New Power, New Future”, XCMG menampilkan berbagai solusi hijau terintegrasi yang dirancang untuk mendukung kebutuhan operasional pertambangan,

By Rian Wahyuddin