Pertamina Bersedia Perangi Mafia Migas

Pertamina Bersedia Perangi Mafia Migas

Jakarta-TAMBANG. Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said meminta agar Direksi PT Pertamina (Persero) bekerjasama dengan Tim Reformasi Tata Kelola Migas. Menurutnya, Pertamina tidak boleh defensif atau menghindari Tim Reformasi Tata Kelola Migas yang dikepalai Faisal Basri.

Sudirman mengatakan, dirinya melihat direksi Pertamina yang baru cukup solid. Ada orang berpengalaman dan ada yang muda. Profesionalisme harus terus dikedepankan direksi baru ini.

"Khusus kepada teman di Pertamina, ini adalah generasi baru untuk membawa perubahan Pertamina ke depan. Selamat kepada Pak Dwi atas tim yang sudah utuh," jelas Sudirman saat mengumumkan nama direksi Pertamina yang baru, Jakarta, Senin (8/12).

Bersamaan, Direktur Utama Pertamina, Dwi Soetjipto bersama tim menyanggupi permintaan tersebut. Ia berkomitmen akan berperan aktif memberangus mafia migas. "Pertamina berperan aktif memerangi mafia migas. Kami akan bekerjasama dengan tim reformasi migas untuk meningkatkan transparansi," tegas Dwi.

Menurutnya, transparansi itu perlu dilakukan, lantaran sektor bisnis yang dilakukan Pertamina sangat erat kaitannya dengan kegiatan masyarakat secara langsung. "Pertamina agak berbeda. Kami bersentuhan langsung dengan kepentingan publik. Sehingga transparansi ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap perusahaan," tuturnya.

Selain itu, komitmen ini, dilanjutkan Dwi, dilakukan sejalan dengan upaya perusahaan untuk meningkatkan daya saing di kancah industri migas internasional. "Transparansi akan menjadi dasar kita untuk menjadi ungul di tengah pemain global," tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dwi juga mengatakan, transparansi ini bisa dicapai dengan pembenahan di internal perusahaan, sejalan dengan telah terbentuknya jajaran direksi perusahaan secara penuh, yang merupakan generasi baru Pertamina.

"Pertamina mendapatkan tambahan dan sesuai disebutkan, dalam satu minggu ini kami telah mendapat tambahan. Kami akan bergerak cepat melakukan pembenahan-pembenahan dan meningkat profesionalisme Pertamina lebih maju lagi," pungkas dia.

Artikel Terkait

Kebut 1 Juta Pelanggan di 2028, KSP Ikut Tuntaskan Hambatan Perizinan dan Percepat Pengoperasian Jargas Rumah Tangga

Kebut 1 Juta Pelanggan di 2028, KSP Ikut Tuntaskan Hambatan Perizinan dan Percepat Pengoperasian Jargas Rumah Tangga

Jakarta,TAMBANG,- Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman, meninjau langsung kesiapan pengoperasian Jaringan Gas Bumi Rumah Tangga (Jargas) yang dibangun melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur, Jumat (18/9). Kunjungan dilakukan di lokasi Metering Regulating Station (MRS) Jargas dan dilanjutkan dengan

By Egenius Soda
Pertamina NRE Dorong Waste-to-Value melalui Proyek Decentralized Waste Management di Kota Bandung

Pertamina NRE Dorong Waste-to-Value melalui Proyek Decentralized Waste Management di Kota Bandung

Jakarta,TAMBANG,- Satu lagi terobosan yang dilakukan Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE). Kali ini perusahaan memperkuat komitmennya terhadap ekonomi sirkular melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di Kantor Danantara, Jakarta, terkait pengembangan proyek percontohan Decentralized Waste Management (DWM) Kota Bandung pada Senin, (14/9). Proyek ini menjadi langkah awal

By Egenius Soda