Pertamina Akuisisi Saham Perusahaan Minyak di Aljazair

Pertamina Akuisisi Saham Perusahaan Minyak di Aljazair
TAMBANG, JAKARTA. PERUSAHAAN Pertambangan Minyak dan Gas Negara, Pertamina, akan menjadi pemegang saham utama perusahaan Maurel et Prom, dan berniat untuk mengajukan penawaran resmi. Pertamina akan membeli 24,53% saham perusahaan minyak Pacifico dengan nilai  822 juta, lebih tinggi ketimbang kapitalisasi pasarnya yang pada Jumat pekan lalu diperkirakan seharga  557 juta. Pertamina punya opsi untuk membeli saham sisanya.     Kata Presiden Direktur Pertamina, Dwi Soetjipto, langkah akuisisi itu ditempuh sebagai salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan energi di dalam negeri. ‘’Kami sudah mendapat persetujuan dari pemegang saham untuk menjalankan transaksi ini,’’ kata Dwi. Harga saham disepakati  4,20 per lembar plus kemungkinan tambahan  0,50.     Harga tambahan akan dibayarkan bila selama 90 hari berturut-turut, terhitung dari 1 Januari 2017 hingga 31 Desember 2017, harga minyak Brent di atas US$65 per barel.     Pacifico merupakan perusahaan yang dimiliki Presiden Komisaris Maurel & Prom, Jean-Francois Henin. Jika transaksi ini diizinkan pemerintah, serta ada persetujuan dari dewan direksi Pacifico, Pertamina akan mengajukan mekanisme penawaran saham melalui bursa.     Pertamina saat ini sudah hadir di Aljazair. Dengan mengakuisisi Maurel et Prom, Pertamina akan mendapatkan sumur minyak di Gabon dan Tanzania. Di kedua negara itu, Maurel & Prom sudah memiliki sumur minyak.

Artikel Terkait

BNPB Dorong Transformasi Penanggulangan Bencana dari Respons Darurat ke Resiliensi Berkelanjutan

BNPB Dorong Transformasi Penanggulangan Bencana dari Respons Darurat ke Resiliensi Berkelanjutan

Jakarta, TAMBANG – Indonesia perlu mengubah paradigma penanggulangan bencana dari sekadar merespons keadaan darurat menjadi membangun resiliensi masyarakat secara berkelanjutan. Perubahan paradigma tersebut dinilai penting seiring meningkatnya kompleksitas risiko bencana yang kini berkembang menjadi risiko sistemik. Hal tersebut disampaikan Deputi Bidang Sistem dan Strategi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Dr. Raditya

By Rian Wahyuddin
Biaya Operasional Melambung, Castrol Dorong Keandalan Alat Berat Tambang

Biaya Operasional Melambung, Castrol Dorong Keandalan Alat Berat Tambang

Jakarta, TAMBANG – Tekanan biaya operasional (operational expenditure/opex) mendorong industri pertambangan untuk meningkatkan produktivitas tanpa harus selalu menambah aset. Dalam kondisi tersebut, keandalan alat berat dan pengelolaan perawatan menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga efisiensi operasi. Hal ini menjadi salah satu perhatian Castrol CRB Mining dalam ajang Mining Indonesia

By Rian Wahyuddin