Pernyataan Trump Soal Skandal Amazon Masih Goyang Asia

Pernyataan Trump Soal Skandal Amazon Masih Goyang Asia
Jakarta, TAMBANG – Pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald, Trump terkait adanya penipuan yang dilakukan Amazon Inc, masih memicu pelemahan laju bursa saham Asia seiring adanya aksi jual pelaku pasar merespon pernyataan Trump.   Binaartha Institutional Research pada Rabu (4/4) menganalisis, Nikkei melemah dengan penurunan saham-saham teknologi setelah terimbas melemah saham-saham teknologi AS. Pelemahan juga diikuti oleh indeks ASX dan Kospi. Begitupun dengan sejumlah indeks saham China yang cenderung bergerak variatif melemah.   Tidak jauh berbeda dengan zona Eropa. Laju bursa saham Eropa bergerak di zona merah setelah libur, seiring dengan meningkatnya kembali kekhawatiran akan potensi terjadinya perang dagang dan adanya peraturan baru untuk industri teknologi.   Indeks pan-European Stoxx600 melemah dengan tekanan pada mayoritas sektor. Sektor teknologi memimpin pelemahan seiring dengan kekhawatiran akan adanya aturan yang dapat menghambat pertumbuhan sektor ini, menyusul skandal yang menerpa Facebook sebelumnya dan adanya komentar Presiden Trump terhadap Amazon yang berimbas pada operasional ritel online lainnya.   Pada sisi lain, sektor keuangan juga menyeret pelemahan dengan adanya pemeriksaan yang dilakukan oleh regulator China terhadap sejumlah nasabah besar.   Hanya saja berbeda dengan pasar AS. Pasca melemah, laju bursa saham AS berbalik menguat dengan dorongan pada saham-saham teknologi yang sebelumnya melemah setelah adanya komentar Presiden Trump terhadap Amazon yang berimbas negatif tidak hanya pada Amazon namun, juga pada saham-saham teknologi lainnya.   Pelaku pasar memanfaatkan pelemahan sebelumnya untuk kembali masuk. Aksi beli muncul setelah adanya sinyal dari gedung putih yang belum melakukan pemeriksaan terhadap Amazon atau dengan kata lain pelaku pasar mengabaikan komentar Presiden Trump sebelumnya.   Binaartha Daily Global Calendar China: (4/4) Caixin composite PMI, caixin services PMI Australia: (4/4) Retail sales, building permits; Jepang: (4/4) Nikkei services PMI; Inggris: (4/4) Construction PMI; Italia: (4/4) Unemployment rate; Zona Euro: (4/4) Unemployment rate, inflation rate; AS: (4/4) Total vehicle sales, all car sales, domestic car sales, API crude oil stock change, MBA mortgage applications, ADP employment change, markit composite PMI, markit services PMI, ISM non-manufacturing business activity, ISM non-manufacturing new orders, ISM non-manufacturing employment, ISM non-manufacturing PMI, factory orders;

Artikel Terkait

PERTAMISI Dorong Penyesuaian Spesifikasi Ekspor, Kepastian HPM, Tata Kelola dan Percepatan Hilirisasi Silika

PERTAMISI Dorong Penyesuaian Spesifikasi Ekspor, Kepastian HPM, Tata Kelola dan Percepatan Hilirisasi Silika

Jakarta, TAMBANG – Besarnya potensi silika Indonesia belum sepenuhnya berbanding lurus dengan pemanfaatannya. Kepastian harga, klasifikasi komoditas, spesifikasi ekspor, hingga persoalan perizinan masih menjadi tantangan dalam mendorong pengembangan industri silika dari hulu hingga hilir. Persoalan tersebut menjadi pembahasan dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Dialog Silika Indonesia: Harga Patokan Mineral Silika

By Rian Wahyuddin
PGN Siap Jadi Offtaker dan Transporter Biomethane yang Dikembangkan Toyota dan KIS

PGN Siap Jadi Offtaker dan Transporter Biomethane yang Dikembangkan Toyota dan KIS

Jakarta,TAMBANG,- Pengembangan biomethane yang memanfaatkan limbah pabrik kelapa sawit di Sumatera Selatan kini mulai mendekati tahap akhir pengembangan. PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) berkolaborasi Toyota Tsusho Indonesia (TTI) dan PT KIS Biofuels Indonesia (KIS) untuk mengoptimasi pemanfaatan biomethane tersebut dalam rangka memastikan kesediaan pasokan energi domestik masa

By Egenius Soda
PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Perkuat Pasokan dan Kepastian Operasional

PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Perkuat Pasokan dan Kepastian Operasional

Jakarta,TAMBANG,- Perusahaan tambang batubara plat merah, PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) mempersiapkan operasional yang andal dalam menjaga keberlanjutan produksi. Perencanaan tersebut mempertimbangkan persetujuan pemerintah, prioritas kebutuhan domestik, serta dinamika pasar ekspor di tengah transisi energi. Direktur Utama PTBA, Bambang Ismawan, mengatakan perusahaan tetap berada pada jalur yang tepat

By Egenius Soda