PERHAPI PD Maluku Utara Akan Gelar Capacity Building K3 Di Pertambangan

PERHAPI PD Maluku Utara Akan Gelar Capacity Building K3 Di Pertambangan

Jakarta,TAMBANG,-Industri pertambangan menjadi salah satu industri yang selama ini cukup serius memaknai Bulan K3 Nasional. Tahun ini Pemerintah menetapkan Bulan K3 Nasional pada 12 Januari sampai 12 Februari 2026. Selama sebulan komunitas pertambangan Indonesia baik level perusahaan maupun organisasi di lingkup pertambangan mengadakan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan Keselamatan Kerja di Pertambangan.

Tidak terkecuali, Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (PERHAPI) Pengurus Daerah Maluku Utara. Organisasi profesi yang beranggotan para ahli pertambangan ini akan menyelenggarakan kegiatan Capacity Building K3 Pertambangan.

“Keselamatan di pertambangan merupakan suatu yang sangat penting karena industri ini punya karakter berisiko tinggi. Oleh karenanya bertepatan dengan Bulan K3 Nasional, PERHAPI PD Maluku Utara akan menyelenggarakan Capacity Building K3 Pertambangan. Kegiatan ini akan dilaksanakan pada Kamis (12/2/2026) di Café Resto Grand Fatma, Kota Ternate. Kegiatan ini bertepatan dengan penutupan bulan K3 Pertambangan Nasional," terang Ketua PERHAPI PD Maluku Utara Muhammad Qadafi dalam keterangannya pada www.tambang.co.id.

Dalam kegiatan ini beberapa pemateri akan hadir diantaranya Direktur Teknik dan Lingkungan/Kepala Inspektur Tambang dan Kepala Dinas ESDM Propinsi Maluku Utara. Dari praktisi akan hadir beberapa Kepala Teknik Tambang dari perusahaan tambang yang beroperasi di Maluku Utara.

Beberapa Kepala Teknik Tambang yang akan menjadi pembicara dari PT Trimegah Bangun Persada (Group Harita Nickel), PT Antam,Tbk, PT Nusa Halmahera Minerals, PT Weda Bay Nickel dan PT Adidaya Tangguh.

Peserta yang diharapkan hadir adalah Inspektur Tambang ESDM Malut, Dinas ESDM Malut, para kepala Teknik tambang, Penanggung Jawab Operasi perusahaan yang beroperasi di Maluku Utara, Akademisi, praktisi pertambangan dan k3 serta Mahasiswa Pertambangan dan program Study K3.

“Kegiatan ini kami adakan sebagai bagian dari implementasi perusahaan terkait keselamatan kerja di kegiatan usaha pertambangan. Selain itu kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi, berbagi informasi dan update kebijakan di bidang K3 Pertambangan. Di sini masing-masing pelaku usaha bisa bagi pengalaman tentang penerapan K3 di perusahaan masing-masing sehingga bisa saling belajar dan melengkapi,”tandas Muhammad Qadafi.

Ia kembali menegaskan bahwa Aspek K3 sangat penting dalam kaidah pertambangan yang baik dan benar. Apalagi kegiatan usaha pertambangan termasuk dalam kegiatan yang berisiko tinggi sehingga aspek keselamatan harus tetap menjadi prioritas.

Qadafi kemudian mengingatkan kembali akan penegasan Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Tri Winarno ketika membuka Bulan K3 di Pertambangan.

“Dirjen Minerba menegaskan bahwa keselamatan pertambangan merupakan investasi strategis yang menentukan keberlanjutan industri mineral dan batubara nasional. Beliau menegaskan keselamatan pertambangan bukanlah pemborosan, tetapi investasi jangka panjang yang melindungi pekerja, aset perusahaan, sekaligus meningkatkan reputasi dan daya saing industri pertambangan nasional. Itulah yang harus dilakukan semua pemangku kepentingan di sektor pertambangan,”ungkap Qadafi lagi.

Bulan K3 Nasional Pertambangan harus menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam membangun budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang unggul, inklusif, dan berkelanjutan di sektor pertambangan mineral dan batubara.

Artikel Terkait