Pemerintah Yakin Newmont Sepakati Besaran Royalti

Jakarta-TAMBANG. Direktur Jenderal Minerba, R Sukhyar mengatakan bahwa perusahaan tambang asal Amerika Serikat, PT Newmont Nusa Tenggara (PTNNT) telah menyepakati besaran royalti komoditas emas 3,75%.

"Royalti (Newmont) sudah setuju, 3,75% sesuai dengan PP No9. Kemudian yang lain masalah PPN, PBB, pajak-pajak daerah menyusul," ujar Sukhyar (1/9).

Ia memastikan, tidak ada alasan bagi Newmont untuk tidak menyepakati besaran royalti emas ini. "Sepakat, sepakat, sepaktlah. Tidak mungkin Newmont ngga sepakat. Kesepian nanti dia. Yang lain aja mau, kalau dia aja ngga mau kan repot," ucap Sukhyar.

Menurutnya kesepakatan ini akan dituangkan dalam nota kesepahaman/memorandum of understanding (MoU) renegosiasi kontrak pertambangan yang akan direalisasikan minggu ini. Sebelumnya Menteri ESDM, Jero Wacik mengatakan, ketentuan tentang royalti itu tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 9 Tahun 2012 tentang Jenis dan Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada Kementerian ESDM.

Kesediaan membayar royalti merupakan salah satu syarat jika ingin memperoleh surat persetujuan ekspor (SPE). Sesuai PP Nomor 9 itu, besaran royalti yang mesti dibayarkan untuk produk tembaga sebesar 4 persen, emas 3,75%, dan perak 3,25%.

Artikel Terkait

Cipta Kridatama Perkuat Komitmen ESG, Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Bagikan 200 Paket Sembako di Kalsel

Cipta Kridatama Perkuat Komitmen ESG, Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Bagikan 200 Paket Sembako di Kalsel

Jakarta, TAMBANG — PT Cipta Kridatama (CK) menggelar pemeriksaan kesehatan gratis dan membagikan 200 paket sembako kepada masyarakat di Kecamatan Sungai Loban, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Kegiatan ini menyasar warga dari 17 desa, terutama kelompok lanjut usia dan masyarakat yang memiliki keterbatasan akses terhadap fasilitas kesehatan. Kegiatan yang berlangsung di

By Rian Wahyuddin
Komatsu HD785-7 Hybrid EREV Mulai Diuji di Tambang Kideco, Bidik Efisiensi BBM dan Penurunan Emisi

Komatsu HD785-7 Hybrid EREV Mulai Diuji di Tambang Kideco, Bidik Efisiensi BBM dan Penurunan Emisi

Jakarta, TAMBANG – PT United Tractors Tbk (United Tractors) mendukung pengembangan teknologi elektrifikasi alat berat melalui uji lapangan Komatsu HD785-7 Hybrid EREV, rigid dump truck berkapasitas kelas 100 ton. Pengujian ini berlangsung di wilayah pertambangan PT Kideco Jaya Agung (Kideco), dengan kegiatan operasional yang dikelola oleh PT Pamapersada Nusantara (PAMA)

By Rian Wahyuddin