Pemerintah Apresiasi Rencana Pemda Sumbawa Bangun Smelter

Pemerintah Apresiasi Rencana Pemda Sumbawa Bangun Smelter
ilustrasi

Jakarta-TAMBANG. Kementerian ESDM menyambut keinginan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa Barat yang berencana membangun pabrik pengolahan dan pemurnian (smelter) tembaga. Terkait hal itu, pemerintah mendukung penuh rencana proyek nilai tambah tersebut.

Direktur Jenderal Minerba, Kementerian ESDM, R Sukhyar menyatakan, pembangunan smelter ini akan mendapat pasokan bahan baku dari PT Newmont Nusa Tenggara (NNT). Rencana pembangunan smelter itu pun telah disampaikan secara langsung oleh Presiden Direktur Newmont Martiono Hadianto.

"Saya bilang tidak ada masalah. Memang lebih baik Newmont membangun smelter sendiri, tidak bergantung dari Freeport," kata Sukhyar di Jakarta, Senin (1/12).

Sukhyar menjelaskan kondisi infrastruktur dan ketersediaan tenaga listrik di wilayah Nusa Tenggara Barat sangat memadai dalam menunjang pembangunan smelter. Namun hingga kini, pihaknya belum mendapat kepastian dari NNT terkait pembangunan smelter tersebut.

"Kami akan panggil Newmont untuk melihat keseriusannya," ujarnya.

Bupati Sumbawa Barat Zulkifli Muhadli sebelumnya menuturkan smelter tembaga katoda dengan kapasitas 1.200 ton per hari. Pembangunan smelter itu akan menggandeng investor asal Cina.

Ia menuturkan, telah melakukan pertemuan beberapa kali dengan pihak Newmont terkait rencana pembangunan smelter tersebut. Selain membangun smelter, investor tersebut akan membangun pembangkit listrik.

"Ini masih pembicaraan juga dengan pemerintah pusat terkait regulasi. Kami harap ada mitra lokal Kabupaten Sumbawa Barat yang akan digandeng," ujarnya.

Artikel Terkait

Fokus pada Keselamatan dan Distribusi, PT Pelayaran Bahtera Adhiguna Upgrade Sistem Navigasi Kapal Miliknya

Fokus pada Keselamatan dan Distribusi, PT Pelayaran Bahtera Adhiguna Upgrade Sistem Navigasi Kapal Miliknya

Jakarta, TAMBANG — PT Pelayaran Bahtera Adhiguna (PT BAg) menyelenggarakan NAVTOR Software Training bagi perwira navigasi dari 12 kapal milik. Kegiatan yang dilaksanakan ini menjadi bagian dari upaya perusahaan meningkatkan kompetensi kru serta memastikan sistem navigasi kapal selalu akurat, mutakhir, dan siap digunakan. Hadir dalam pelatihan ini sebagai trainer dari NAVTOR,

By Rian Wahyuddin