Panas,  Suasana Pemilihan Ketum PERHAPI

Panas,  Suasana Pemilihan Ketum PERHAPI
Tiga Calon Ketum PERHAPI. Tino Ardhyanto (1), Budi Santoso (2) dan Rizal Kasli (3)
Jakarta,  TAMBANG – Pemilihan calon Ketua Umum (ketum)  PERHAPI berlangsung panas dan kisruh di awal pemilihan,  saat Kongres PERHAPI X,  di Jakarta,  Kamis (1/11).   Kekisruhan terjadi saat verifikasi data dan jumlah anggota yang boleh menggunakan hak pilih.  Awalnya,  pemilihan yang dijadwalkan pukul 16.00 WIB mundur menjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Anggota pun masuk dengan melalui screaning kartu anggota untuk masuk ke ruangan kongres.   Dalam laporan pandangan mata tambang.co.id, kekisruhan data mulai terjadi ketika jeda shalat maghrib.  Peserta yang terlambat datang kembali ke ruangan pun tertahan.  Pintu masuk ditutup.  Beberapa peserta yang telat kembali masuk,  meski kartu anggota dititip kepada panitia pun gagal masuk.   Sementara, dari pengeras suara yang terdengar di luar ruangan, suasana di dalam tergambarkan ‘panas’ dengan banyaknya suara yang protes terkait tata tertib dan jumlah surat suara.   “Jumlah suara yang terdata sebanyak 520 orang, ” kata salah satu pimpinan sidang yang terdengar di pengeras suara.   “Jangan hanya mengacu kepada jumlah suara saja,  ada anggota yang masih di luar baru selesai shalat maghrib tapi tidak bisa masuk.  Sementara kartu anggota di titip panitia, ” timpal protes salah satu anggota di pengeras suara.   Tak lama peserta lain pun menimpali.  “Tetap saja mengacu data yang sudah disebutkan.  Jangan dengar yang bilang masih ada di luar,” timpal anggota lain.   Sementara itu,  di luar ruangan beberapa peserta yang baru selesai shalat magrib pun protes karena tidak bisa masuk.  Bahkan salah seorang peserta meminta panitia ambilkan tasnya yang masih berada di dalam jika tidak boleh masuk.   “Ambilkan tas saya saja kalau tidak boleh masuk,  saya pulang, ” kata peserta yang di luar.   Meski demikian, pimpinan sidang dan panitia tetap memutuskan tidak memberi izin untuk masuk.  Bahkan reporter tambang.co.id pun tidak diperkenankan masuk meski hanya untuk mengambil gambar.   Dalam laporan pengamatan tambang.co.id pemilihan pun tetap berlangsung. Para peserta pun memilih dan keluar ruangan untuk makan malam.   Hingga berita ini diturunkan, pemilihan calon Ketua Umum PERHAPI masih berlangsung.

Artikel Terkait

Engineering Week 2026 Satukan Delapan Sektor Industri untuk Dorong Transformasi Indonesia

Engineering Week 2026 Satukan Delapan Sektor Industri untuk Dorong Transformasi Indonesia

Jakarta, TAMBANG – Kebutuhan akan industri yang semakin terintegrasi mendorong hadirnya kolaborasi lintas sektor. Hal ini tercermin dalam penyelenggaraan Indonesia Energy & Engineering (IEE) Series – Engineering Week 2026 yang mempertemukan delapan sektor industri strategis dalam satu ekosistem. Mengusung tema “Sustainability for Industrial Transformation”, Engineering Week 2026 resmi dibuka pada 9 September

By Rian Wahyuddin
Lewat Mining Indonesia 2026, Naraya Dipta Buana Perkuat Pengembangan Truk Listrik Hongyan untuk Tambang

Lewat Mining Indonesia 2026, Naraya Dipta Buana Perkuat Pengembangan Truk Listrik Hongyan untuk Tambang

Jakarta, TAMBANG – PT Naraya Dipta Buana, bagian dari MahaDasha Group, bersama SAIC Hongyan, memperkuat komitmen mengembangkan solusi kendaraan komersial untuk mendukung operasional sektor pertambangan Indonesia. Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui pengembangan kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) untuk kebutuhan industri berat. Komitmen ini disampaikan dalam ajang Mining Indonesia 2026

By Rian Wahyuddin
Learning Summit 2026, PAMA Perkuat Resiliensi dan Pengembangan Diri Karyawan

Learning Summit 2026, PAMA Perkuat Resiliensi dan Pengembangan Diri Karyawan

Jakarta, TAMBANG – PT Pamapersada Nusantara (PAMA) kembali menggelar Learning Summit 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat budaya belajar sekaligus meningkatkan kapabilitas insan perusahaan. Mengusung tema “BEYOND BOUNDARIES: Driving Value Through Knowledge Breakthroughs”, kegiatan ini menjadi wadah bagi karyawan untuk bertukar pengetahuan, mendapatkan perspektif baru, dan mengembangkan potensi diri. Memasuki rangkaian

By Rian Wahyuddin