Pameran Infrastruktur dan Konstruksi Digelar Kembali di Jakarta

Pameran Infrastruktur dan Konstruksi Digelar Kembali di Jakarta

Jakarta – TAMBANG. Mengulang suksesnya gelaran tahun-tahun sebelumnya, Indonesia Infrastructure week (IIW) 2017 bersamaan dengan Konstruksi Indonesia dan The Big 5 Construct Indonesia (KIBIG5) 2017 telah resmi dibuka (Rabu, 8/11). Seremoni pembukaan untuk event yang direncanakan digelar selama tiga hari tersebut dilakukan oleh Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Rosan P. Roeslani, Plt Direktur Jenderal Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Danis Suryadilaga dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bapenas), Bambang P.S Brodjonegoro di Asembly Hall, Jakarta Convention Center (JCC).

 

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) dalam pembukaannya menegaskan pembangunan infrastruktur tak dapat dilepaskan dari peran dan dukungan swasta, serta mengungkapkan pentingnya infrastruktur dengan mengatakan, ”Membangun infrastruktur bukanlah pilihan, membangun infrastruktur adalah keharusan.”

 

IIW 2017 bersama KIBIG5 2017 ini merupakan acara pameran infrastruktur konstruksi terbesar dan terlengkap di tanah air yang menampilkan tiga elemen penting pameran yaitu forum investasi tingkat tinggi, pemaparan beragam proyek, serta pameran produk-produk inovasi dan teknologi infrastruktur konstruksi. Ketua Umum KADIN Rosan P Roeslani dalam pidato pembukaan mengapresiasi acara IIW 2017 dengan mengatakan, ”Kita pada 2016 memiliki 188 exhibitor, alhamdulilah tahun ini menjadi 315 exhibitor dari dalam dan luar negeri.”

 

 

Khusus event KI-BIG5 2017 yang digelar Tarsus Indonesia dengan berkolaborasi bersama dmg events diikuti oleh 300 perusahaan terbaik dari ranah lokal dan internasional yang menampilkan beragam produk, inovasi dan teknologi konstruksi terbaru, serta menghadirkan 30+ workshop bersertifikat CPD (Continuous Professional Development) gratis. Pengunjung acara ini juga akan memiliki akses ke lebih dari 10,000 industri profesional dan Pemerintah melalui sesi Business Matchmaking Programme. Semua ini merupakan bentuk dukungan KI-BIG5 2017 untuk menyambut era baru industri konstruksi Indonesia. 

Artikel Terkait

Terkait Rencana Kenaikan Royalti, Pemerintah Perlu Pertimbangkan Kepastian Hukum Di Sektor Minerba

Terkait Rencana Kenaikan Royalti, Pemerintah Perlu Pertimbangkan Kepastian Hukum Di Sektor Minerba

Jakarta,TAMBANG,- Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kembali mengusulkan penyesuaian tarif royalti. Rencana ini menyasar sejumlah komoditas mineral strategis seperti emas, tembaga, timah, hingga nikel beserta produk hilirisasinya. “Kebijakan ini pada dasarnya dapat dipahami sebagai upaya negara meningkatkan penerimaan di tengah dinamika harga komoditas global.

By Egenius Soda
IMA: Demi Menjaga Iklim Investasi Perlu Ada Kestabilan Kewajiban Keuangan

IMA: Demi Menjaga Iklim Investasi Perlu Ada Kestabilan Kewajiban Keuangan

Jakarta,TAMBANG,- Dalam beberapa waktu terakhir dunia pertambangan ramai membincangkan rencana penerapan skema Product Sharing Cost (PSC). Terkait hal ini Indonesian Mining Association (API-IMA) menyampaikan pendapatnya. IMA mengingatkan industri pertambangan mineral dan batubara (minerba) memiliki karakteristik usaha yang sangat berbeda dibandingkan industri minyak dan gas bumi (migas). Industri minerba

By Egenius Soda